Petani di Kabupaten Limapuluh Kota Mulai Terapkan Pertanian Modern

  • 16 Jul 2026 05:31 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Program Pertanian Modern Advance Agricultural System (PM-AAS) mulai menunjukkan perkembangan positif di Kabupaten Limapuluh Kota. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan tanam padi menggunakan metode PM-AAS di lahan seluas satu hektare di Nagari Piobang, Kecamatan Payakumbuh, Rabu, 15 Juli 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) bersama para petani yang mengikuti seluruh tahapan budidaya sesuai metode PM-AAS. Penerapan sistem ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi sekaligus mendorong efisiensi usaha tani.

Pelaksanaan tanam padi turut dihadiri Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat, Salwati. “Semangat yang ditunjukkan petani dan penyuluh menjadi modal penting dalam mempercepat penerapan inovasi pertanian di daerah ini,” ujarnya.

Menurut Salwati, keberhasilan modernisasi pertanian melalui PM-AAS tidak hanya bergantung pada teknologi dan peralatan pendukung. Ia menilai komitmen serta kolaborasi antara petani, penyuluh, dan seluruh pemangku kepentingan di lapangan juga menjadi penentu.

"Kemajuan pertanian modern membutuhkan kerja sama yang kuat dari seluruh pihak. Semangat petani dan penyuluh menjadi kunci agar inovasi budidaya dapat diterapkan secara optimal di lapangan," ujarnya.

Kehadiran Kepala BRMP Sumatera Barat dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap percepatan adopsi inovasi budidaya padi modern. Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, mendukung swasembada pangan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Semangat yang ditunjukkan petani Nagari Piobang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Limapuluh Kota untuk mengembangkan budidaya padi dengan pendekatan PM-AAS. Penerapan metode tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan sektor pertanian yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....