Agama Didorong Menjadi Sumber Kedamaian Melalui Dialog dan Toleransi

  • 14 Jul 2026 21:40 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Kementerian Agama Kabupaten Buleleng menegaskan bahwa seluruh agama mengajarkan nilai kasih sayang, perdamaian, dan penghormatan terhadap sesama sebagai fondasi utama.
  • Upaya menjaga kerukunan dilakukan melalui dialog antarumat beragama, musyawarah, saling memaafkan, dan kegiatan lintas agama yang rutin melibatkan berbagai komunitas keagamaan.
  • Masyarakat diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi media sosial terkait isu agama dan harus memverifikasi setiap informasi sebelum menyebarkannya untuk mencegah kesalahpahaman.

RRI.CO.ID, Singaraja – Kementerian Agama Kabupaten Buleleng menegaskan bahwa agama seharusnya menjadi sumber kedamaian, bukan pemicu konflik. Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Gede Sadiana, mengatakan seluruh agama mengajarkan nilai kasih sayang, perdamaian, dan penghormatan terhadap sesama. Konflik, menurutnya, lebih banyak muncul akibat kurangnya pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan, upaya menjaga kerukunan dilakukan melalui dialog antarumat beragama, musyawarah, saling memaafkan, serta membangun kepedulian sosial. Berbagai kegiatan lintas agama juga rutin dilakukan, termasuk saling membantu saat perayaan hari besar keagamaan sebagai wujud moderasi beragama.

"Hasil pemantauan kami, hubungan antarumat beragama di Kabupaten Buleleng berjalan sangat baik. Moderasi beragama terus dijaga sehingga kehidupan masyarakat tetap rukun dan damai," ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial, khususnya isu-isu yang berkaitan dengan agama. Menurutnya, setiap informasi perlu diverifikasi terlebih dahulu agar tidak memicu kesalahpahaman maupun konflik.

Dalam dialog tersebut, sejumlah pendengar turut menyampaikan pandangan mengenai pentingnya implementasi ajaran agama dalam kehidupan nyata. Salah satunya menekankan bahwa pengetahuan agama harus diwujudkan melalui perilaku yang mencerminkan toleransi dan kepedulian terhadap sesama.

Kementerian Agama berharap nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama terus ditanamkan sejak dini agar masyarakat mampu menjaga keharmonisan di tengah keberagaman serta menjadikan agama sebagai landasan menciptakan kedamaian bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....