Karang Taruna Jadi Garda Terdepan Sosialisasi Desa Digital di Tinga-Tinga
- 14 Jul 2026 21:39 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Karang Taruna Desa Tinga-Tinga aktif mensosialisasikan program Desa Digital kepada masyarakat, terutama kelompok lanjut usia yang masih belum terbiasa dengan teknologi.
- Program Desa Digital memungkinkan warga yang merantau mengurus keperluan administrasi desa tanpa harus pulang ke kampung halaman, menghemat waktu dan biaya.
- Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng siap memberikan pelatihan dan fasilitas laboratorium komputer untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi.
RRI.CO.ID, Singaraja – Keberhasilan implementasi program Desa Digital di Desa Tinga-Tinga tidak hanya didukung oleh pemerintah desa, tetapi juga peran aktif Karang Taruna dalam mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital.
Ketua Karang Taruna Desa Tinga-Tinga, Putu Edi Gunawan, mengatakan pihaknya turut membantu menyosialisasikan berbagai inovasi digital kepada masyarakat, terutama kelompok lanjut usia yang masih belum terbiasa menggunakan teknologi.
"Kami ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat Desa Digital. Awalnya memang masih banyak yang ragu, tetapi setelah dijelaskan mereka mulai percaya karena layanan ini benar-benar mempermudah kebutuhan administrasi," ujarnya.
Menurut Putu Edi, program tersebut juga sangat membantu warga Desa Tinga-Tinga yang merantau. Mereka kini dapat mengurus berbagai keperluan administrasi desa tanpa harus pulang ke kampung halaman, sehingga lebih menghemat waktu dan biaya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng, Made Suharta, menegaskan pihaknya siap mendukung pengembangan Desa Digital melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi.
"Kami siap memberikan pelatihan bagi pemerintah desa maupun masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang teknologi informasi. Fasilitas laboratorium komputer dan instruktur telah kami siapkan apabila ada permohonan dari desa," kata Made Suharta.
Ia menambahkan, keberlanjutan Desa Digital membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, masyarakat hingga generasi muda. Selain didukung konektivitas internet yang memadai, penguatan kompetensi digital dan keamanan data juga menjadi faktor penting agar pelayanan publik berbasis digital dapat terus berkembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....