Jalan Poros Koto Gadang Dharmasraya Mulai Diaspal
- 08 Jul 2026 10:29 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Dharmasraya – Jalan Poros Nagari Koto Gadang, Kecamatan Koto Besar, resmi mulai diaspal pada Senin 6 Juli 2026. Pengaspalan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang warga selama lebih dari 15 tahun berkat kerja sama strategis antara Pemkab Dharmasraya, pemerintah nagari, dan sejumlah perusahaan lewat dana CSR.
Peresmian dimulainya pekerjaan dilakukan secara simbolis oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Dharmasraya, Yefrinaldi. Usai seremoni, alat berat langsung menghamparkan aspal di ruas jalan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat untuk aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, dan mobilitas sehari-hari.
Wali Nagari Koto Gadang, Mesra Weni, mengapresiasi peran Bupati Annisa Suci Ramadhani yang dinilai berhasil membangun sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam mewujudkan perbaikan jalan tersebut. "Kegigihan Ibu Bupati memperjuangkan hal ini kepada perusahaan turut memperkuat semangat kami untuk terus berjuang bersama beliau. Beliau selalu mengingatkan bahwa perusahaan yang memperoleh manfaat dari daerah ini juga harus ikut menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Perusahaan untung, masyarakat juga harus ikut sejahtera," ujarnya.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Yefrinaldi, pembangunan Jalan Poros Koto Gadang merupakan satu dari lima proyek perbaikan jalan melalui skema CSR yang sedang berjalan di Kabupaten Dharmasraya. "Ini merupakan bukti bahwa di tengah keterbatasan anggaran, Ibu Bupati, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya tetap berkomitmen menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Yefrinaldi.
Ia menjelaskan, kolaborasi dengan dunia usaha menjadi terobosan untuk mengatasi keterbatasan fiskal daerah sekaligus memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, pemerintah membangun komunikasi intensif dengan perusahaan agar kontribusi CSR dapat dimanfaatkan secara optimal bagi masyarakat melalui pelaksanaan yang transparan dan dikendalikan secara teknis oleh Dinas PUPR.
Yefrinaldi menegaskan, model pembiayaan tersebut merupakan bentuk gotong royong antara pemerintah, pemerintah nagari, dan dunia usaha dalam mempercepat pembangunan. "Ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Nagari dan dunia usaha yang dibangun atas semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama. Dalam konsep pemerintahan modern, model seperti ini dikenal sebagai Innovative Financing," ujarnya.
Sementara itu, Humas PT Incasi Raya, Monofri, mengatakan pembangunan jalan melibatkan enam perusahaan yang akan mengerjakan sekitar enam kilometer jalan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing. Ia menilai skema CSR yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran operasional perusahaan yang juga memanfaatkan ruas jalan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....