BMKG Ingatkan Warga Tarakan Waspada Potensi Cuaca Ekstrem
- 20 Feb 2026 08:45 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan Hujan pada malam hari diwilayah Kota Tarakan dan sekitarnya. Berdasarkan pantauan terbaru, terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diprediksi akan terjadi pada malam hari hingga dini hari.
Peringatan ini dikeluarkan sebagai bentuk antisipasi terhadap perubahan cuaca yang cukup dinamis di wilayah Kalimantan Utara. hal tersebut diungkap Prakirawan BMKG Juwata Tarakan Hatta Rahmi dalam Halo RRI Tarakan Edisi Jumat 20 Februari 2026.
Hatta, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh adanya konvergensi udara di wilayah Nunukan dan Tarakan. menyebabkan peluang hujan meningkat signifikan, terutama saat memasuki waktu malam. Durasi hujan diprediksi akan berlangsung cukup lama meskipun intensitasnya masuk dalam kategori ringan hingga sedang.
Masyarakat yang sering beraktivitas di luar ruangan maupun para nelayan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. BMKG secara khusus menyoroti potensi munculnya awan konvektif atau awan Cumulonimbus (CB) yang dapat memicu angin kencang secara tiba-tiba. Kondisi ini sangat berbahaya jika terjadi saat warga sedang berada di perairan atau lokasi terbuka.
“Jika terpantau keadaan sudah tidak aman, masyarakat diharapkan segera menghentikan aktivitasnya demi keselamatan,” ujar Hatta.
Meskipun potensi cuaca ekstrem membayangi, BMKG memperkirakan kondisi ini tidak akan bertahan lama. Cuaca ekstrem diprediksi hanya akan mendominasi untuk hari ini saja. Untuk periode Sabtu hingga dua hari ke depan, langit Kalimantan Utara diperkirakan akan kembali cerah berawan.
Selain faktor hujan, BMKG juga merilis data mengenai kecepatan angin yang saat ini bertiup dari arah Utara. Kecepatan angin rata-rata berkisar antara 8 hingga 10 kilometer per jam. Meski terlihat normal, perubahan mendadak akibat awan CB tetap harus diwaspadai oleh para pelaku perjalanan laut.
"Hingga saat ini, BMKG terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam penuh untuk memberikan informasi terkini kepada publik. Warga diimbau untuk selalu mengakses kanal resmi BMKG guna mendapatkan data cuaca yang akurat dan tepercaya. Sinergi antara peringatan dini dan kepatuhan warga diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan akibat faktor alam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....