Sepuluh Bus Gratis Kemenhub Antarkan Masyarakat Minang Kembali ke Rantau
- 25 Mar 2026 11:58 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Suasana di Terminal Anak Air, Kota Padang pada H plus 4 Lebaran, Rabu 25 Maret 2026, terpantau padat. Ratusan orang memenuhi ruang tunggu di area keberangkatan.
Mereka adalah pemudik dari sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar) yang akan balik ke tujuan asal di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi menggunakan layanan balik gratis dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan.
Keberangkatan mereka dilepas Gubernur Sumbar, Mahyeldi, bersama Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sumbar, Deddy Gusman. Pada kesempatan dimaksud, Mahyeldi mengapresiasi layanan mudik dan balik gratis dari Kementerian Perhubungan yang mengantarkan perantau Minang untuk bersua dengan saudara di kampung halaman. Sekaligus melayani untuk kepulangan ke tanah rantau.
“Ada yang sudah 7 tahun tidak pulang kampung karena masalah ekonomi, tahun ini bisa pulang berkat layanan bus gratis ini. Semoga tahun depan jumlah layanan bus gratis terus bertambah,” ujar Mahyeldi.
Kepala BPTD Kelas II Sumbar, Deddy Gusman menjelaskan, pada arus mudik, terdapat 13 bus gratis yang membawa perantau Minangkabau pulang kampung dalam dua gelombang pemulangan pada 17 dan 18 Maret 2026. Jumlah total peserta mudik gratis tujuan Sumbar mencapai 443 orang.
Sementara untuk arus mudik disediakan 10 bus. “Pada arus balik tercatat 365 masyarakat yang memanfaatkan layanan bus gratis. Mereka diantarkan serentak dalam satu gelombang pemulangan,” tuturnya.
Sementara itu, Nofri, salah seorang pemudik asal Kabupaten Padang Pariaman yang sudah tiga tahun tidak pulang kampung mengaku terbantu dengan adanya layanan bus mudik dan balik gratis dari Kementerian Perhubungan. Ia yang pulang ke kampung halaman bersama istri dan dua anaknya, bisa menghemat ongkos pulang.
“Kalau pulang berempat, ongkos transportnya bisa mencapai Rp9 juta untuk pergi pulang. Beruntung ada bus gratis, uangnya bisa untuk keperluan lain,” ucapnya. Nofri berharap, layanan bus mudik dan balik gratis disediakan setiap tahun untuk membantu masyarakat yang kesulitan secara ekonomi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....