Pembangunan Senderan Pantai Pebuahan Hampir Rampung
- 22 Sep 2024 12:24 WIB
- Singaraja
KBRN, Negara : Proyek pembangunan senderan pantai di Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, kini hampir selesai. Meskipun hanya 780 meter dari total 2 kilometer garis pantai yang terdampak abrasi yang dibangun, warga setempat merasa lebih tenang menghadapi ancaman ombak besar yang selama ini merusak daratan dan pemukiman mereka.
Pembangunan senderan pantai ini menggunakan metode revetment dan disambut antusias oleh warga. Abrasi yang sudah berlangsung lebih dari 10 tahun baru bisa ditangani secara serius pada tahun 2024. Sebagai bentuk dukungan, warga merelakan sebagian lahan mereka untuk digunakan sebagai tempat material dan jalur kendaraan proyek. Tak jarang, mereka juga memberikan makanan dan minuman kepada para pekerja sebagai bentuk terima kasih.
Sejak senderan dibangun, warga merasa lebih aman. Mereka yang rumahnya dekat dengan pantai, kini bisa tidur nyenyak tanpa khawatir akan ancaman ombak besar, terutama saat purnama dan tilem. Sebagian rumah warga memang sudah hancur akibat abrasi selama lebih dari satu dekade, namun pembangunan senderan ini membawa harapan baru.
“Sekarang kami tidak khawatir lagi rumah hancur karena ombak,” ujar Hariyanto, salah satu warga Pebuahan, Minggu (22/9/2024).
Hariyanto, yang memiliki usaha rumah makan di pinggir pantai, bahkan memasang bendera merah putih di senderan yang telah dibangun di depan rumahnya sebagai simbol syukur. Sebelum ada senderan, ia mengaku harus waspada setiap bulan menghadapi ombak besar yang bisa merusak tempat usahanya.
“Tempat usaha saya hancur, sekarang hanya rumah dan dapur ini yang tersisa sebagai tempat tinggal dan usaha,” ujarnya.
Sebagai ungkapan rasa terima kasih, Hariyanto dan keluarganya menggelar syukuran dan mengundang para pekerja proyek senderan setelah pengerjaan sampai di depan rumahnya. Proyek pembangunan senderan pantai Pebuahan merupakan bagian dari program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Anggaran untuk proyek ini dikucurkan setelah adanya proposal dari Bupati Jembrana dengan nomor 610/081/PUPRPKP/2022 pada 20 Januari 2022, yang meminta bantuan pembangunan senderan untuk menangani abrasi di Pantai Pebuahan.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba berharap agar pembangunan senderan ini dapat dilanjutkan pada tahun 2025 dan selesai sepenuhnya.
"Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar proyek ini bisa dilanjutkan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....