Kepulauan Yapen Urutan ke 3 Kasus TBC Di Papua

  • 17 Sep 2024 07:30 WIB
  •  Serui


KBRN, Serui: Berlangsung di ruang pertemuan Hotel Merpati Serui, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen melaksanakan Pelatihan Petugas Tuberkulosis TBC Tahun 2024. Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Kepulauan Yapen Karolis Tanawani dihadapan pemerintah daerah dan peserta pelatihan menuturkan, Yapen berada di urutan ke 3 kasus TBC terbanyak se-papua. "(16/06/2024)

Untuk dunia Negara Indonesia urutan ke dua kasus Tuberkulosis (TBC) tertinggi setelah India, sedangkan di Indonesia Provinsi Papua berada di urutan ke 13 dan untuk di Papua dan kabupaten Kepulauan Yapen berada pada urutan ke tiga kasus TBC setelah Kota Jayapura dan kabupaten Keerom.


"Persoalan seperti ini menjadi satu tantangan untuk kita, negara sudah memberikan mandat melalui undang-undang dasar 1945 pasal 28 ayat 1 setiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan kesehatan. Permenkes 02.01 tahun 2020 tentang sistem pelaporan pada tim TBC dan Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebelumnya sudah diperkuat dengan pelatihan-pelatihan sebelumnya. "Ucapnya


Sementara itu Penjabat bupati kabupaten Kepulauan Yapen Susana D Wanggai melalui Sekretaris Daerah Kepulauan Yapen Erni R Tania mengatakan, TBC merupakan salah satu penyakit yang tidak boleh dipandang sebelah mata dan perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak medis diseluruh wilayah Indonesia termasuk kita di kabupaten Kepulauan Yapen. Karena berdasarkan Global TBC 2021 bahwa indonesia merupakan negara beban TBC tertinggi kedua di dunia setelah india, sehingga penanggulangan TBC saat ini menjadi prioritas pemerintah Indonesia dengan target eleminasi tahun 2030.


Jumlah kasus TBC di Yapen sebanyak 413 kasus, Tuberkulosis Resistensi Obat(TB RO) sebanyak 17 kasus, sementara total pengobatan baru 42 persen hingga akhir bulan agustus 2024 disebabkan karena belum optimalnya penggunaan Strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) pada fasilitas kesehatan di daerah Kepulauan Yapen . Sehubungan dengan hal itu, pelatihan petugas TBC yang dilaksanakan dinas kesehatan dipandang penting, sebagai bagian dari upaya mutu SDM yang Profesionalisme dan Kompentensi Tenaga Medis khususnya Dokter , dengan tujuan terwujudnya pelayanan yang lebih maksimal baik pada penanggulangan TBC di kabupaten Kepulauan Yapen.

Pelatihan petugas Tiberkulosis TBC tahun 2024 berlangsung pada 16-17 september 2024.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....