Makna Paku dan Palu Eratkan Keluarga

  • 21 Okt 2025 17:28 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang:Hubungan dalam keluarga diibaratkan seperti paku dan palu. Dua benda yang sering “beradu”, namun justru menciptakan sesuatu yang kuat dan bermanfaat. Ungkapan penuh makna ini disampaikan oleh Ketua TP PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, saat memberikan motivasi kepada peserta Sekolah Keluarga di Aula Kecamatan Padang Panjang Barat, Selasa (21/10/2025).

Dalam pertemuan keenam Sekolah Keluarga tersebut, Ny. Maria menekankan bahwa membangun keluarga harmonis membutuhkan kesabaran, keteguhan, dan ketangguhan. Ia mengingatkan bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak datang secara instan, melainkan diciptakan melalui kerja sama, saling pengertian, dan komitmen di antara anggota keluarga.

“Membangun keluarga tidaklah mudah. Dua orang dengan latar belakang berbeda dipertemukan untuk hidup bersama, bahkan menyatukan dua keluarga besar. Karena itu, dibutuhkan kesabaran agar keluarga bisa rukun dan bahagia,” ujarnya.

Melalui kiasan “paku dan palu”, Ny. Maria menggambarkan bahwa setiap tekanan dan perbedaan dalam keluarga sebenarnya dapat memperkuat fondasi kebersamaan.

“Kiasan ini mengajarkan bahwa tekanan dalam hidup bukan untuk merusak, tetapi untuk membentuk kekuatan dan keteguhan hati,” tuturnya dengan penuh makna.

Ia juga berharap seluruh peserta Sekolah Keluarga dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama mengikuti kegiatan ini dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pendidikan keluarga bukan hanya teori, tetapi pedoman nyata dalam menjaga keharmonisan dan kebahagiaan rumah tangga.

Kegiatan Sekolah Keluarga kali ini juga menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni psikolog asal Bukittinggi, Zakwan, dan Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Limapuluh Kota, Wilda Reflita, yang membagikan materi seputar komunikasi efektif serta pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter anak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....