Tanda Putih di Kuku, Apa Artinya?

  • 07 Sep 2025 16:34 WIB
  •  Singaraja

Munculnya tanda putih di kuku sering bikin penasaran. Bentuknya bisa berupa bintik kecil, garis horizontal atau vertikal, bahkan seluruh kuku tampak putih. Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini kadang bisa menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan tertentu.

Jenis Tanda Putih di Kuku

Ada beberapa bentuk tanda putih yang bisa muncul dikutip dari laman Alodokter, yaitu:

  • Partial leukonychia: bintik kecil atau garis putih di beberapa kuku
  • Longitudinal leukonychia: garis putih vertikal dari pangkal hingga ujung kuku
  • Transversal leukonychia (garis Mees): garis horizontal sejajar dasar kuku
  • Total leukonychia: seluruh permukaan kuku berwarna putih

Penyebab Umum Tanda Putih di Kuku

Beberapa hal yang bisa memicu munculnya tanda putih antara lain:

  1. Cedera ringan, misalnya kuku terjepit atau terbentur.
  2. Infeksi jamur, yang membuat kuku berubah warna dan menebal.
  3. Kekurangan nutrisi, terutama zinc, zat besi, atau folat.
  4. Psoriasis kuku, gangguan autoimun yang memengaruhi kuku.
  5. Efek samping obat, seperti kemoterapi atau antibiotik sulfa.
  6. Keracunan logam berat, misalnya arsenik dan timbal.
  7. Penyakit tertentu, misalnya anemia, sirosis, diabetes, hingga gangguan ginjal.

Cara Mengatasi Tanda Putih di Kuku

Penanganannya tergantung penyebab, misalnya:

  • Cedera ringan: umumnya sembuh sendiri seiring pertumbuhan kuku.
  • Infeksi jamur: butuh obat antijamur dari dokter, bisa sampai 6 minggu.
  • Kekurangan nutrisi: perbaiki pola makan atau konsumsi suplemen.

Jika tanda putih disebabkan penyakit tertentu, dokter akan memberikan perawatan sesuai kondisi yang mendasarinya.

Tips Mencegah Tanda Putih di Kuku

  • Hindari penggunaan bahan kimia keras pada kuku.
  • Jaga kuku tetap pendek untuk mengurangi risiko cedera.
  • Gunakan sarung tangan atau sepatu saat beraktivitas yang berisiko melukai kuku.

Tanda putih di kuku memang sering tidak berbahaya, tapi jangan abaikan jika keluhannya menetap atau disertai gejala lain. Pemeriksaan medis bisa membantu menemukan penyebab pastinya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....