Keindahan Alam Buleleng Barat Jadi Drama Musikal

  • 28 Jun 2025 05:07 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Denpasar: Deretan ratusan penonton memenuhi Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Bali dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47, Jumat (27/6/2025). Mereka tampak antusias menyaksikan penampilan perdana drama musikal bertajuk Lung Sri Sunari garapan Sanggar Lila Kumara dari Busungbiu, Buleleng Barat. Karya ini memikat lewat paduan indah antara musikalisasi, tari, dan palawakya yang membingkai harmoni hidup masyarakat dengan alam.

Disutradarai koreografer muda Putu Arif Mahendra, Lung Sri Sunari menggambarkan pancaran sinar agung dari Dewi Kesuburan sebagai simbol keanggunan dan kesejahteraan. Pertunjukan berdurasi hampir satu jam ini berhasil menghipnotis penonton lewat alur yang kuat serta visualisasi yang menawan.

“Lung Sri Sunari kami maknai sebagai anugerah dari alam dan Dewi Laksmi yang menghadirkan keseimbangan hidup,” ujar Arif usai pentas.

Pertunjukan ini menyoroti kekayaan lanskap alam Buleleng Barat: dari persawahan yang hijau, perkebunan yang rimbun, hingga pesisir pantai yang menjadi nadi kehidupan ekonomi dan budaya masyarakat. Nuansa syukur terhadap alam dan kehidupan yang dijalani masyarakat tergambar kuat dalam setiap babak pertunjukan.

Arif menyebut karya ini adalah ungkapan terima kasih atas warisan leluhur dan inspirasi yang datang dari alam. “Ini memang karya sederhana, tapi kami mempersembahkannya dengan rasa hormat dan cinta yang mendalam untuk Buleleng,” ucapnya.

Selain Lung Sri Sunari, penampilan dari Sanggar Lila Kumara juga dimeriahkan oleh Tabuh Lelambatan Bangun Anyar, Tari Magrumbungan, dan Tari Kekelik, yang memperkaya atmosfer budaya pada malam itu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....