Kemarau Panjang, Tanaman Padi Karangwareng Mulai Menguning
- 16 Sep 2026 16:50 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Sejumlah petani di Kecamatan Karangwareng tetap menanam padi meski sumber air mengering akibat kemarau panjang. Kondisi tersebut membuat tanaman yang telah berusia hampir dua bulan terancam gagal tumbuh hingga masa panen.
Kuwu Desa Karanganyar, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon, H. Suranto, mengatakan sebagian lahan di desa sekitar masih ditanami petani. Tanaman padi tersebut kini mengalami kekurangan air karena saluran irigasi dan sumber air terdekat tidak lagi mengalir.
“Makanya pada gimana ya? Pada kuning gitu, pada kuning ini enggak ada air sih,” ucapnya dalam acara kentongan RRI pada Selasa, 15 September 2026. Suranto mengatakan sebagian tanaman bahkan telah mengeluarkan malai (bunga padi), tetapi petani tidak memiliki sumber air untuk mempertahankan tanaman.
Baca juga: Desa Karanganyar Kabupaten Cirebon Usulkan Sumur dalam untuk Atasi Krisis Air
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan sekitar 15 hektar tanaman padi mengalami kegagalan panen. Petani terpaksa membiarkan tanaman karena tidak tersedia sumber air yang dapat dialirkan menuju lahan pertanian.
Kondisi kekeringan tahun ini jauh berbeda dibandingkan musim sebelumnya ketika petani masih dapat menyedot air menggunakan pompa. Saat ini, air dari Bendungan Cisepan telah habis, sedangkan aliran Cimanis membutuhkan pompa besar untuk mencapai saluran irigasi.
Suranto mengatakan pemerintah desa Karanganyar memilih tidak mengambil risiko dengan mengimbau petani menghentikan penanaman musim ketiga. Sebanyak 86 hektar lahan di Desa Karanganyar akhirnya tidak digarap karena tidak tersedia sumber air.
“Kalau sekarang kan udah enggak ada sama sekali dari saluran irigasi itu enggak bisa kita naikin,” katanya. Menurutnya, ketersediaan sumber air menjadi kebutuhan utama agar petani dapat kembali menanam pada musim berikutnya.
Pemerintah Desa Karanganyar berharap Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon segera melihat kondisi pertanian di Kecamatan Karangwareng. Penyediaan sumur dalam dinilai menjadi salah satu kebutuhan untuk memastikan petani tetap dapat bercocok tanam saat kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....