BPBD Jabar Dorong Warga Menabung Air dan Membuat Biopori Hadapi Kemarau

  • 09 Sep 2026 14:55 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Masyarakat Jawa Barat didorong mulai menabung air sejak musim hujan dan membuat lubang biopori di sekitar rumah sebagai upaya menjaga ketersediaan air tanah menghadapi musim kemarau panjang. Pranata Humas Ahli Muda BPBD Provinsi Jawa Barat, Andri Setiawan, menyampaikan langkah tersebut dalam Dialog Kentongan Pro 1 RRI Cirebon pada Selasa, 1 September 2026, sebagai salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat dari lingkungan rumah.

Andri menjelaskan, upaya menabung air dan membuat biopori penting dilakukan untuk membantu mempertahankan muka air tanah ketika memasuki musim kemarau dengan durasi yang cukup panjang. Selain biopori, masyarakat juga dapat menanam pohon yang memiliki kemampuan menyerap air ke dalam tanah.

Ia mengatakan masyarakat yang sumber airnya mulai berkurang dapat mempersiapkan cadangan dan memperbaiki kemampuan tanah menyerap air sejak musim hujan. “Di saat musim hujan kita coba untuk menabung air, artinya kita bisa membuat lubang-lubang biopori di rumah, atau kita ada menanam pohon yang memang bisa menyerap air tanah,” ujar Andri.

Baca juga: Status Siaga Darurat Kekeringan Jabar Berlaku hingga 30 September

Menurutnya, biopori tetap dapat dibuat di sekitar rumah dengan memanfaatkan lokasi yang memungkinkan, termasuk area di dekat rumah yang menjadi jalur aliran air. Air yang mengalir ke lokasi tersebut dapat diarahkan untuk masuk ke dalam tanah sehingga membantu menjaga ketersediaan air tanah.

Andri menjelaskan air secara alami akan mengalir menuju tempat yang lebih rendah sehingga pembuatan biopori dapat dilakukan pada jalur air di sekitar lingkungan rumah. Cara tersebut dapat diterapkan di area depan rumah maupun lokasi lain yang memungkinkan untuk dibuat lubang biopori.

“Artinya, di jalan-jalan air itu saya rasa di dekat rumah kita, baik itu di depan rumah, mau di apa, itu bisa dibuatkan lubang biopori,” kata Andri.

Ia menambahkan, upaya tersebut diharapkan dapat membantu menjaga muka air tanah agar tidak terlalu menurun ketika musim kemarau berlangsung. Terutama bagi masyarakat yang menggunakan pompa air di rumah, ketersediaan air tanah yang tetap terjaga dapat membantu memenuhi kebutuhan air selama periode kekeringan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....