Bupati Majalengka Buka Suara soal Video MBG Viral: Siswa Justru Dukung
- 06 Sep 2026 12:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka – Bupati Majalengka Eman Suherman angkat bicara terkait video inspeksi mendadak (sidak) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kecamatan Kasokandel yang viral di media sosial. Video yang beredar memunculkan kesan seolah-olah para siswa mendukung penghentian program MBG setelah ditanya oleh Eman.
Namun, Eman menegaskan video tersebut tidak ditampilkan secara utuh dan telah mengalami penyuntingan, sehingga konteks percakapan berubah. Dalam rekaman lengkap yang dibagikan melalui media sosialnya, para siswa justru menyatakan tidak setuju jika program MBG dihentikan.
Eman menyayangkan beredarnya potongan video yang menurutnya berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat. "Saya sangat menyayangkan video saya yang viral di media sosial dibagikan dalam kondisi tidak utuh dan bahkan diedit sehingga menyesatkan. Faktanya tidak seperti itu," kata Bupati Eman, Minggu, 6 September 2026.
Menurutnya, rekaman lengkap tersebut menunjukkan para siswa mendukung keberlanjutan program MBG karena merasakan manfaatnya. Eman sekaligus menegaskan dukungannya terhadap program MBG yang merupakan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebut program tersebut sebagai kebijakan yang baik dan memiliki tujuan mulia untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak. Namun, dukungan terhadap MBG tidak berarti menutup mata terhadap persoalan dalam pelaksanaannya.
Eman menekankan, pengawasan harus diperkuat agar program tersebut tidak bergeser menjadi sekadar aktivitas bisnis bagi mitra pelaksana. "Saya mendukung MBG, tetapi jangan sampai program yang mulia ini malah dijadikan kesempatan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya oleh mitra," ujarnya.
Ia meminta kualitas makanan dan pemenuhan gizi siswa menjadi prioritas utama. Menurut Eman, upaya menekan biaya demi keuntungan tidak boleh berujung pada berkurangnya kualitas makanan yang diterima siswa.
"Jangan sampai karena ingin mencari keuntungan, kemudian kualitas makanannya dikurangi. Yang harus diutamakan itu anak-anak mendapatkan makanan bergizi," ucapnya.
Eman menegaskan, kritik yang disampaikannya saat sidak bukan ditujukan untuk menghentikan MBG. Sebaliknya, ia ingin memastikan program tersebut berjalan sesuai tujuan dan manfaatnya benar-benar dirasakan para siswa.
"Jadi bukan MBG-nya yang saya persoalkan. Saya sangat mendukung. Yang saya inginkan adalah program ini dilaksanakan dengan baik, jangan ada yang mengambil keuntungan berlebihan dari program Presiden," katanya.
Ia juga meminta masyarakat melihat konteks secara utuh sebelum menarik kesimpulan dari potongan video yang beredar di media sosial. Bagi Eman, substansi persoalan bukan pada keberadaan program MBG, melainkan bagaimana program tersebut dilaksanakan secara transparan, tepat sasaran, dan tetap menjaga kualitas makanan bagi siswa.
"Kalau ditanya anak-anak setuju MBG atau tidak, tentu mereka setuju. Yang saya pertanyakan adalah pelaksanaannya, jangan sampai niat baik pemerintah ini tidak sampai kepada anak-anak dengan baik," ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....