Giat Prestasi VII Pramuka Majalengka Jadi Ajang Cetak Pemimpin Muda

  • 31 Agt 2026 12:24 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Giat Prestasi VII dan Artha Sawala Pramuka Penegak Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Majalengka Tahun 2026 resmi berakhir. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah karakter, kepemimpinan, kreativitas, sportivitas, dan kemampuan bekerja sama.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Artha Sawala Seminar yang menghadirkan sejumlah tokoh dan Pramuka berprestasi, di antaranya Ketua Dewan Kerja Nasional (DKN) Raihan Muhammad Sujaya, Kabid Kegiatan DKD Jawa Barat M. Ilham Rahmawan, Wakil Ketua DKD Jawa Barat Melati Fitria, serta Pramuka Garuda asal Majalengka, Arif Rahman dan Tiara Dwi Silviana.

Forum tersebut menjadi wadah bertukar pengalaman dan gagasan mengenai kepemimpinan, pengembangan potensi diri, pencapaian prestasi, hingga kontribusi generasi muda di tengah tantangan zaman.

Ketua Mabicab/Kwarcab Majalengka, H. Eman Suherman, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, nilai utama dalam kepramukaan bukan semata-mata soal memenangkan perlombaan.

Kegiatan kepramukaan, kata dia, harus mampu membentuk generasi yang disiplin, kreatif, tangguh, sportif, mampu bekerja sama, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat Giat Prestasi VII yang mempertemukan Pramuka Penegak dari berbagai pangkalan di Kabupaten Majalengka dalam kompetisi yang edukatif sekaligus membangun persaudaraan.

Sekretaris Kwarcab Majalengka, Adam Suhara, S.M., turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan dan berharap Giat Prestasi serta Artha Sawala dapat terus menjadi ruang aktualisasi bagi Pramuka Penegak untuk mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri.

Sementara itu, Ketua DKC Majalengka, Kak Zaki Azhar Zaidan, menegaskan bahwa setiap perlombaan merupakan bagian dari proses pembelajaran.

"Giat Prestasi bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang proses belajar, keberanian untuk tampil, sportivitas, dan pengalaman yang dibawa pulang oleh setiap peserta," ujar Zaki, Senin (31/8/2026)

Enam mata lomba menjadi bagian dari kompetisi tahun ini, yakni Wangsit Siliwangi, Pasanggiri Pupuh, Dance Semaphore, Scouting Skill, Pembawa Acara, serta Pembacaan UUD, Pancasila dan Dasa Dharma.

Dari seluruh rangkaian kompetisi tersebut, SMAN 1 Majalengka (A) Umpi 018 berhasil meraih gelar juara umum dengan akumulasi nilai 14.

Sejumlah pangkalan lainnya juga mencatatkan prestasi di masing-masing kategori. SMK YPIB Majalengka (A) menjadi juara pertama Wangsit Siliwangi, SMKN 1 Lemahsugih unggul di Pasanggiri Pupuh, SMAN 1 Bantarujeg menjuarai Dance Semaphore, sedangkan SMAN 1 Majalengka (A) menjadi yang terbaik pada Scouting Skill.

SMA Plus Al-Baaqi meraih juara pertama kategori Pembawa Acara, sementara MA Putri PUI Majalengka menjadi juara pertama Pembacaan UUD, Pancasila, dan Dasa Dharma.

Penutupan Giat Prestasi VII dan Artha Sawala 2026 pun menjadi penanda berakhirnya kompetisi sekaligus dimulainya proses baru bagi para peserta untuk membawa pengalaman tersebut ke lingkungan sekolah, keluarga, organisasi, dan masyarakat.

Bagi Gerakan Pramuka Majalengka, prestasi bukanlah tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana kompetisi melahirkan generasi muda yang berkarakter, berani memimpin, mampu berkolaborasi, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi daerah maupun bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....