ICMI Kabupaten Cirebon Dorong Transformasi SDM, Ekonomi, Politik, dan Desa

  • 30 Agt 2026 13:55 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) ORDA Kabupaten Cirebon mencanangkan agenda transformasi untuk mendorong kemajuan daerah selama periode kepengurusan 2026–2031. Empat agenda tersebut meliputi transformasi sumber daya manusia, ekonomi, reformasi politik, dan transformasi desa.

Ketua ICMI ORDA Kabupaten Cirebon, dr. H. Asad, Sp.THT.KL, mengatakan Kabupaten Cirebon memiliki potensi besar untuk dikembangkan, mulai dari sumber daya manusia, sumber daya alam, sarana prasarana, hingga posisi geografis yang strategis. Potensi tersebut dinilai perlu dioptimalkan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Menurutnya, ICMI sebagai organisasi intelektual memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat. Karena itu, pengurus ICMI Kabupaten Cirebon yang baru dilantik didorong untuk bersama-sama mengamalkan ilmu pengetahuan dan nilai agama dalam pembangunan daerah.

ia menjelaskan, transformasi pertama yang menjadi perhatian adalah pengembangan sumber daya manusia. Hal mendasar yang perlu dilakukan ialah redesign mindset, kemudian memperkuat pemahaman nilai-nilai agama, ilmu pengetahuan, sains, teknologi, serta kompetensi masyarakat.

“Yang sangat mendasar dalam transformasi SDM itu adalah redesign mindset. Bagaimana kita memiliki mindset yang sama, kemudian potensi diri kita dilengkapi dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai agama, sains dan teknologi,” ujarnya pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Baca juga: Pengurus ICMI Kabupaten Cirebon Periode 2026–2031 Resmi Dilantik

Transformasi kedua diarahkan pada sektor ekonomi. ICMI mendorong terbentuknya kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha bersama sehingga perputaran ekonomi tidak terus mengalir keluar daerah. Menurutnya, produk yang dapat dihasilkan sendiri seharusnya dapat dipenuhi dari kekuatan ekonomi masyarakat Cirebon.

Agenda ketiga yakni reformasi politik. Ia menilai praktik politik transaksional masih menjadi salah satu persoalan yang perlu diperbaiki karena berpotensi mendorong terjadinya korupsi.

ICMI, ingin mendorong kehidupan politik yang berlandaskan moral, nilai agama, ilmu pengetahuan, serta aturan perundang-undangan. Sementara itu, agenda keempat adalah transformasi desa melalui program Desa Cendekia.

Program tersebut akan dikembangkan melalui kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan berbagai dinas terkait. Langkah ini bertujuan untuk membangun desa dengan sumber daya manusia yang berkualitas, ekonomi mandiri, serta sistem tata kelola yang baik.

“Kita juga mencanangkan Desa Cendekia. Desa yang memiliki mindset yang betul, perekonomiannya mandiri, kemudian melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak transaksional,” ujarnya.

Selain empat agenda tersebut, ICMI Kabupaten Cirebon juga akan mendorong pengembangan pangan organik, ketahanan pangan, energi terbarukan, dan lingkungan hidup. Ia menilai kualitas lingkungan menjadi bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Ia menambahkan, ICMI akan memanfaatkan jejaring yang dimiliki di tingkat nasional maupun internasional untuk mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Cirebon. Kolaborasi juga akan dilakukan bersama lembaga pendidikan formal dan nonformal, termasuk dalam penyusunan kurikulum pengembangan sumber daya manusia.

“Kita ingin merumuskan kurikulum pengembangan SDM. Saya melihat salah satu yang kurang, yaitu redesign mindset dan entrepreneurship. Ini yang ingin kita ajak seluruh institusi untuk menginstal dua program ini dalam seluruh kegiatan pengembangan SDM,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....