PWI Indramayu Salurkan Hak Suara pada Konferprov PWI Jabar 2026
- 12 Agt 2026 20:10 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat menggelar Konferensi Provinsi (Konferprov) 2026 di Kota Bandung, Rabu, 12 Agustus 2026. Forum lima tahunan ini menjadi momentum penting untuk menentukan Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031.
Konferprov yang berlangsung selama dua hari hingga Kamis, 13 Agustus 2026 ini mengusung agenda evaluasi dan penyusunan arah kebijakan organisasi. Langkah ini krusial bagi PWI Jabar di tengah perubahan ekosistem media serta pesatnya disrupsi digital.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Hadir pula jajaran pengurus PWI Pusat, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Jawa Barat Ahmad Syukri, serta perwakilan Gubernur Jawa Barat melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Mas Adi Komar.
Dalam sambutannya, Muhammad Farhan menegaskan pers memiliki peran penting sebagai kontrol sosial pemerintah. Menurutnya, derasnya arus informasi melalui media sosial dan berbagai platform digital justru membuat keberadaan pers profesional semakin dibutuhkan.
Farhan mengibaratkan kritik pers sebagai pisau bermata dua yang dibutuhkan pemerintah untuk melihat kekurangan dan memperbaiki kebijakan. “Kritik itu ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi terasa tidak nyaman bagi yang menerima, tetapi di sisi lain sangat diperlukan untuk mengingatkan dan membuka titik buta pemerintah,” ujar Farhan.
Ia juga mengibaratkan pers sebagai spion dan klakson pada kendaraan besar. Fungsinya bukan untuk mengganggu perjalanan, tetapi memastikan perjalanan berlangsung lebih aman.
Farhan menekankan pentingnya kebebasan pers dan menolak segala bentuk pembungkaman terhadap media. Namun, kebebasan tersebut, kata dia, harus tetap disertai dengan independensi, verifikasi, keberimbangan, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.
Menurutnya, pers harus tetap menjadi mitra strategis pemerintah tanpa kehilangan fungsi kritisnya. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan dan profesionalisme dalam penyampaian informasi publik.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Zulkifli Gani Ottoh yang hadir mewakili Ketua Umum PWI Pusat mengatakan, peningkatan kualitas wartawan menjadi salah satu prioritas organisasi. PWI Pusat juga berkomitmen memperkuat perlindungan terhadap hak dan kewajiban anggota.
“Kami fokus pada peningkatan kualitas wartawan melalui uji kompetensi. Namun yang tidak kalah penting adalah pembukaan ruang seluas-luasnya bagi hak dan kewajiban anggota,” kata Zulkifli. Ia menyebut dari sekitar 30.000 anggota PWI di seluruh Indonesia, sekitar 70 persen telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Zulkifli menambahkan, PWI Pusat juga menyiapkan kemudahan administrasi keanggotaan melalui Satuan Tugas (Satgas) reaktivasi kartu anggota yang sempat tidak aktif. Selain itu, anggota yang mengalami kendala dalam proses keanggotaan di tingkat daerah dapat menggunakan jalur pengaduan ke Dewan Kehormatan Provinsi.
Plt Ketua PWI Jawa Barat Ahmad Syukri mengatakan, kepengurusan PWI Jabar selama lima tahun terakhir telah menorehkan sejumlah capaian. Di antaranya, program 1.000 wartawan yang menghasilkan rekor peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) terbanyak serta keberhasilan PWI Jawa Barat mempertahankan Piala Presiden secara berturut-turut dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).
“Berbagai capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pengurus serta anggota. Saya berharap prestasi ini dapat dilanjutkan dan ditingkatkan oleh kepemimpinan baru yang terpilih nanti,” ujar Ahmad.
Konferprov PWI Jawa Barat 2026 selanjutnya akan menentukan Ketua PWI Jabar periode 2026–2031. Dua kandidat yang telah lolos verifikasi PWI Pusat akan bersaing dalam pemilihan tersebut, yakni Sekretaris PWI Jabar Tantan Sulthon B dan Hardiansyah. Ketua terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta membawa PWI Jawa Barat lebih adaptif menghadapi perubahan industri media di era digital.
Sementara Ketua PWI Indramayu H. Dedi Mushasi berharap momentum Konferprov PWI Jawa Barat 2026 menjadikan marwah dan martabat organisasi tetap terjaga. "Semoga Ketua terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta membawa PWI Jawa Barat lebih adaptif menghadapi perubahan industri media di era digital dan tetap menjadikan marwah dan martabat organisasi tetap terjaga," ujar Dedi Mushasi akrab disapa Demus.
Lebih lanjut, Ketua PWI Indramayu menegaskan utusan daerahnya telah menyalurkan hak suara secara sah pada pemilihan di Konferprov PWI Jawa Barat 2026. Hal tersebut ditegaskan Demus sekaligus mengakhiri percakapannya terkait keikutsertaan delegasi Indramayu dalam forum lima tahunan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....