Gunakan Skema KPBU, Pemkot Cirebon Gencarkan Pembiayaan Alternatif

  • 11 Jul 2026 12:50 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon terus menyiapkan berbagai strategi pembiayaan alternatif untuk memperkuat kemandirian daerah melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), optimalisasi aset daerah, hingga pengembangan program berbasis ekonomi sirkular. Strategi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Dr. H. Iing Daiman, S.IP., M.Si., saat menjadi narasumber dalam Dialog Publik SMSI Kota Cirebon di Balai Kota Cirebon, Rabu, 8 Juli 2026.

Iing mengatakan keterbatasan anggaran justru mendorong pemerintah mencari pola pembiayaan yang lebih kreatif agar pembangunan tetap berjalan tanpa bergantung sepenuhnya pada APBD. "Sekarang tidak tabu pemerintah kabupaten kota bekerja sama dengan badan usaha untuk membiayai program kegiatan. Inilah solusi pembiayaan alternatif atau solusi pembiayaan kreatif," ujarnya.

Baca juga: Anggaran Terbatas, Pemkot Cirebon Pastikan Pembangunan Tetap Berjalan

Menurutnya, salah satu implementasi skema KPBU akan diterapkan pada peningkatan layanan penerangan jalan yang nantinya memiliki standar penanganan maksimal satu kali 24 jam apabila terjadi gangguan. Selain itu, pemerintah juga mulai mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah, termasuk penyewaan lahan bagi pelaku usaha seperti penyedia fasilitas pengisian kendaraan listrik.

Ia menjelaskan seluruh aset milik pemerintah didorong memiliki nilai ekonomi sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah tanpa mengabaikan fungsi pelayanan publik. Pemerintah juga menerapkan pola grouping antarperangkat daerah yang memiliki bidang kerja serupa untuk mengelola aset dan program pembangunan secara lebih efektif.

Selain pembiayaan, Pemerintah Kota Cirebon juga mengembangkan program penanganan sampah berbasis pendekatan ekosistem di tingkat kelurahan sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai ekonomi baru. "Sekarang Pak Wali sudah memerintahkan seluruh lurah membuat pilot project pengolahan sampah secara pendekatan ekosistem," ucap Iing.

Baca juga: Sekda Iing Daiman: Konsep Ekosistem Jadi Solusi Sampah Kota Cirebon

Program tersebut mengintegrasikan pengolahan sampah organik menjadi media tanam, budidaya maggot, peternakan ayam, hingga perikanan sehingga diharapkan mampu menciptakan siklus ekonomi yang berkelanjutan di lingkungan masyarakat. Model tersebut terinspirasi dari praktik pengelolaan sampah berbasis ekosistem yang diterapkan tokoh asal Cirebon, Taufiq Yusuf, di Jakarta.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Pemerintah Kota Cirebon menargetkan terciptanya sumber-sumber pendapatan daerah yang baru. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat ketahanan fiskal di tengah keterbatasan anggaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....