Festival Jalur Rempah Dorong Pelestarian Jamu dan Ekonomi Kreatif Cirebon

  • 30 Jul 2026 15:24 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong pelestarian budaya melalui Festival Jalur Rempah Episode 3 Tahun 2026 bertajuk Cirebon Cultural Wellness Workshop Jamu Tradisional dan Jamu Perawatan Pengantin yang digelar di Keraton Kacirebonan. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara Pemkot Cirebon, HARPI Melati Kota Cirebon, Keraton Kacirebonan, dan sejumlah mitra dalam mengangkat kembali tradisi jamu sebagai warisan budaya.

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, mengatakan penyelenggaraan Festival Jalur Rempah yang telah memasuki episode ketiga menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan budaya. Menurutnya, keberlangsungan kegiatan tersebut menjadi bukti keseriusan berbagai pihak dalam merawat warisan leluhur.

“Saya sangat bangga dan bahagia karena kegiatan hari ini merupakan bagian dari Festival Jalur Rempah yang sudah memasuki Episode 3. Fakta bahwa kegiatan ini dapat terselenggara hingga tiga kali menunjukkan keseriusan dan komitmen kita bersama dalam melestarikan kebudayaan serta berbagai keterampilan yang diwariskan oleh para leluhur,” ujarnya yang dikutip dari press release Pemerintah Kota Cirebon pada Selasa, 28 Juli 2026.

Ia menjelaskan pembahasan mengenai jamu tradisional dan jamu perawatan pengantin tidak hanya mengenalkan produk herbal, tetapi juga mengingatkan kembali kecerdasan leluhur dalam memanfaatkan bahan alami untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. Di tengah tren back to nature, tradisi tersebut dinilai membuka peluang bagi pelaku usaha di bidang jasa pernikahan dan ekonomi kreatif.

Siti Farida menilai perias pengantin memiliki peran strategis dalam mengembangkan potensi tersebut. Dengan menguasai keterampilan merias sekaligus pengetahuan tentang jamu tradisional, layanan yang diberikan akan memiliki nilai tambah sekaligus menjaga identitas budaya bangsa.

“Kerja sama antara HARPI Melati, Keraton Kacirebonan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta dukungan dari sektor industri merupakan contoh kolaborasi yang sangat tepat. Melalui sinergi seperti inilah budaya lokal dapat memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha jasa pernikahan di Kota Cirebon,” ujarnya.

Melalui Festival Jalur Rempah Episode 3, Pemerintah Kota Cirebon berharap tradisi jamu tetap lestari sebagai bagian dari identitas budaya. Selain itu, tradisi tersebut diharapkan terus berkembang menjadi potensi ekonomi kreatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....