Minuman Kayu Manis, Rempah Aromatik yang Menarik Perhatian Peneliti

  • 08 Sep 2026 09:44 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • Minuman Kayu Manis, Rempah Aromatik yang Menarik Perhatian Peneliti

RRI.CO.ID, Cirebon - Aroma kayu manis sangat mudah dikenali. Rempah ini biasa digunakan dalam berbagai makanan dan minuman, termasuk wedang, susu rempah, teh herbal, hingga minuman tradisional.

Selain memberikan aroma dan rasa khas, kayu manis mengandung berbagai senyawa aktif yang membuatnya menarik untuk diteliti. Salah satu kelompok senyawa yang terdapat pada kayu manis adalah polifenol.

Dilansir dari Healthlines, Rempah ini juga mengandung cinnamaldehyde, senyawa yang memberikan aroma khas kayu manis. Dalam dunia penelitian nutrisi, kayu manis sering dikaji berkaitan dengan metabolisme gula darah.

Sejumlah penelitian mencoba melihat apakah konsumsi kayu manis dapat memengaruhi kadar glukosa atau sensitivitas insulin.

Namun, hasil penelitian tidak selalu konsisten. Karena itu, kayu manis tidak dapat dianggap sebagai pengganti obat diabetes. Jika dibuat menjadi minuman, kayu manis sebenarnya cukup sederhana.

Batang kayu manis dapat diseduh atau direbus dengan air. Untuk memperkaya rasa, masyarakat dapat menambahkan jahe, cengkeh, atau sedikit perasan jeruk.

Keunggulan lainnya adalah aroma kayu manis yang kuat sehingga minuman tidak selalu membutuhkan banyak gula untuk terasa menarik. Ini bisa menjadi pilihan bagi orang yang ingin mengurangi kebiasaan mengonsumsi minuman terlalu manis.

Namun, jumlah konsumsi tetap perlu diperhatikan. Kayu manis jenis cassia mengandung kumarin yang dalam jumlah tinggi dan konsumsi jangka panjang dapat menjadi perhatian bagi kesehatan hati.

Karena itu, penggunaan kayu manis sebagai rempah dalam jumlah wajar lebih masuk akal daripada mengonsumsinya dalam jumlah besar sebagai suplemen.

Keajaiban minuman kayu manis bukan berarti secangkir seduhan tersebut mampu mengobati diabetes atau penyakit lainnya. Keistimewaannya lebih pada kandungan senyawa tumbuhan, aroma alami, dan kemampuannya memperkaya rasa minuman tanpa harus menggunakan banyak gula.

Tradisi masyarakat dalam menggunakan rempah juga menunjukkan bahwa minuman tidak selalu harus dibuat dari bahan yang mahal. Bahan sederhana di dapur dapat menghasilkan minuman yang memiliki cerita panjang dan menarik untuk dipelajari.

Pada akhirnya, minuman kayu manis dapat menjadi bagian dari pola konsumsi yang beragam. Yang terpenting adalah jumlahnya wajar, tidak berlebihan, dan tidak digunakan untuk menggantikan terapi medis.

Segelas minuman kayu manis mungkin sederhana. Namun, di balik aromanya terdapat sejarah rempah, budaya kuliner, sekaligus berbagai senyawa alami yang terus menarik perhatian para peneliti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....