Pemkab Cirebon Perkuat Koperasi dan UMKM, 116 KDKMP Siap Beroperasi

  • 11 Agt 2026 11:35 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 dan Hari UMKM tingkat Kabupaten Cirebon di Stadion Watubelah, Kecamatan Sumber, Minggu 9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat konsolidasi koperasi dan UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong ekonomi kerakyatan di Kabupaten Cirebon.

Peringatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM), Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Cirebon, dan Forum UMKM Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Cirebon juga meresmikan sejumlah fasilitas, sarana, dan prasarana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Berdasarkan data Dinkop UKM Kabupaten Cirebon, sebanyak 116 KDKMP telah terbangun dan siap beroperasi. Sementara itu, sebanyak 288 KDKMP lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Selain fasilitas fisik, sejumlah armada pendukung untuk operasional KDKMP juga telah tersedia. Armada tersebut terdiri atas 103 unit mobil truk, 67 unit mobil double cabin yang telah diterima, serta 98 unit kendaraan roda tiga.

Bupati Cirebon Imron berharap seluruh fasilitas dan armada tersebut dapat dimanfaatkan oleh pengurus koperasi untuk mendukung kegiatan serta kepentingan koperasi. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut harus mampu memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.

“Kami harap nanti dari pengurus koperasi bisa menggunakan mobil-mobil ini untuk kepentingan koperasi. Mudah-mudahan koperasi kita maju, ekonomi kita Kabupaten Cirebon maju,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan Koperasi Desa juga dapat berperan dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah. Ia berharap aktivitas koperasi yang berjalan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina, mendorong koperasi untuk mulai melibatkan lebih banyak generasi muda dalam pengelolaannya. Menurutnya, keterlibatan Gen Z menjadi salah satu kunci untuk menjaga keberlanjutan koperasi di tengah perubahan zaman.

“Saya sarankan untuk koperasi ke depan, ajaklah generasi-generasi muda, Gen Z. Generasi muda harus masuk ke koperasi. Buat literasi koperasi sebanyak-banyaknya untuk menjaga keberlangsungan koperasi,” katanya.

Kepala Dinkop UKM Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan, mengatakan penguatan koperasi dan UMKM di Kabupaten Cirebon juga memiliki landasan regulasi melalui Peraturan Daerah tentang UMKM dan Koperasi. Regulasi tersebut menjadi dasar pemerintah daerah dalam mendorong potensi ekonomi masyarakat agar berkembang melalui semangat kebersamaan.

“Ada pesan utama dalam pelaksanaan ini bahwa kita sudah punya Perda, Perda UMKM dan Perda Koperasi Kabupaten Cirebon. Itu adalah dasar regulasi kita untuk mendorong agar potensi-potensi kita bisa didorong menjadi kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya.

Di sektor UMKM, Pemkab Cirebon juga memperkuat pengembangan usaha melalui Cirebon Inkubator Bisnis (CIB). Program tersebut sebelumnya merupakan program strategis Dinkop UKM, namun kini telah ditetapkan sebagai salah satu program prioritas Kabupaten Cirebon.

“Sedangkan untuk di UMKM-nya ada Inkubator Bisnis atau CIB, Cirebon Inkubator Bisnis. Yang tahun kemarin masih dalam bentuk program strategis dinas, sekarang sudah jadi program prioritas Kabupaten Cirebon,” katanya.

Melalui peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 dan Hari UMKM tingkat Kabupaten Cirebon, pemerintah daerah terus mendorong penguatan koperasi dan UMKM melalui regulasi, penyediaan sarana pendukung, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....