Pemkab Cirebon Dorong PKK Perkuat Peran Keluarga Cetak Generasi Berkualitas

  • 12 Agt 2026 16:52 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) menjadi momentum bagi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Cirebon untuk memperkuat peran keluarga dalam menyiapkan generasi masa depan. Pesan tersebut disampaikan Bupati Cirebon Imron saat menghadiri Pertemuan Rutin PKK dalam rangka perayaan HUT ke-81 RI di Pendopo Bupati Cirebon, Selasa, 11 Agustus 2026.

Ia mengatakan kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang dipersiapkan sejak sekarang. Menurutnya, keluarga menjadi lingkungan pertama yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sebagai generasi penerus.

Karena itu, Bupati Imron meminta PKK dan Dharma Wanita turut menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat, khususnya dalam membangun pola hidup sehat, meningkatkan pendidikan keluarga, dan membentuk karakter anak. “PKK dan Dharma Wanita ini menjadi tulang punggung penggerak kemajuan di daerahnya,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan generasi berkualitas harus dilakukan sejak usia dini. Orang tua tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan anak, tetapi juga harus memberikan keteladanan serta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan orang tua agar tidak menjadikan gawai sebagai pengganti peran pendidikan dalam keluarga. Anak perlu diarahkan untuk belajar, berolahraga, berinteraksi, dan mengembangkan kemampuan berpikir.

Dalam kesempatan tersebut, Imron memperkenalkan tiga hal yang menurutnya menjadi modal penting dalam membangun manusia yang kuat dan berkemajuan, yakni otot, otak, dan hati nurani. Ia menjelaskan, otot berkaitan dengan kesehatan fisik yang perlu dijaga melalui kebiasaan berolahraga.

Menurutnya, olahraga harus diperkenalkan kepada anak sejak dini agar menjadi bagian dari gaya hidup. “Sering olahraga. Kita menjaga kesehatan itu dengan olahraga,” ucapnya.

Ia juga membagikan pengalamannya yang sejak muda aktif melakukan berbagai olahraga, mulai dari silat, karate, tinju hingga tarung derajat. Dirinya menilai pendidikan olahraga di sekolah tidak boleh hanya sebatas pembelajaran, tetapi harus mampu membentuk kebiasaan hidup sehat.

Sementara itu, otak berkaitan dengan kemampuan belajar dan berpikir maju. Ia meminta keluarga mendorong anak untuk terus belajar dan memperluas wawasan agar mampu menghadapi tantangan globalisasi.

Adapun hati nurani, lanjutnya, berkaitan dengan kemampuan seseorang menjaga sikap, mengendalikan diri, serta menyikapi keberhasilan dan kegagalan secara bijak. Imron mengingatkan masyarakat agar tidak sombong ketika memperoleh keberhasilan dan tidak rendah diri ketika mengalami kegagalan.

Menurutnya, keberhasilan harus disikapi dengan rasa syukur, sedangkan kegagalan perlu dihadapi dengan kesabaran. “Wong sukses aja sombong, kudu bersyukur. Wong kang gagal, aja sakit hati, aja minder, tapi harus sabar,” ujarnya.

Bupati Cirebon juga menekankan pentingnya peran PKK dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satunya melalui pencegahan stunting dengan memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga.

Ia berharap PKK dan Dharma Wanita dapat menjadi contoh sekaligus memberikan arahan kepada masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat dan membangun keluarga yang berkualitas.

Imron kemudian merangkum pesan tersebut melalui prinsip olah raga, olah pikir, dan olah zikir. Ketiga hal tersebut, menurutnya, dapat menjadi bekal masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik, kecerdasan, dan ketahanan batin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....