TMMD Cirebon Jadi Momentum Pererat Sinergi TNI, Pemda dan Masyarakat

  • 12 Agt 2026 18:42 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Cirebon tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Mabes AD, Brigjen TNI Johanes Toar Pioh, saat meninjau pelaksanaan TMMD di wilayah Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Luwung Kencana, Kecamatan Susukan, Selasa, 11 Agustus 2026.

Ia mengatakan pembangunan fisik memang menjadi salah satu sasaran utama TMMD. Namun, menurutnya, interaksi dan kebersamaan antara personel TNI dengan masyarakat menjadi nilai penting yang harus terus dijaga.

“Fisik oke, tujuannya fisik. Tetapi nonfisik dan kebersamaan dengan masyarakat itu yang paling bermanfaat, yang kita cari dalam kegiatan TMMD ini,” ujarnya dikutip dari rilis Pemkab Cirebon.

Ia menuturkan, sejumlah pembangunan fisik dalam pelaksanaan TMMD kali ini menyentuh kebutuhan dasar masyarakat Desa Luwung Kencana. Beberapa di antaranya meliputi penanggulangan kesulitan air bersih, pembangunan akses jalan sepanjang kurang lebih 660 meter, serta renovasi rumah warga.

Menurutnya keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak. TMMD melibatkan unsur TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara, Kepolisian, hingga Pemerintah Kabupaten Cirebon. “TMMD ini melibatkan semua stakeholder. Tanpa dukungan dari pemerintah daerah, ini tidak akan terlaksana,” katanya.

Selain menghasilkan pembangunan fisik, interaksi antara personel TNI dengan masyarakat selama pelaksanaan TMMD juga membuka ruang bagi munculnya berbagai aspirasi warga. Aspirasi tersebut dinilai dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menentukan prioritas pembangunan berikutnya.

“Dari interaksi beberapa hari ini, muncul diskusi dan aspirasi masyarakat yang bisa menjadi masukan bagi Forkopimda untuk menentukan langkah prioritas ke depan,” ucapnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon menyambut positif pelaksanaan TMMD dan memberikan apresiasi terhadap personel TNI dan Polri yang terlibat di lapangan. Sinergi tersebut dinilai memberikan dampak langsung bagi kemajuan masyarakat di Desa Luwung Kencana.

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi yang terbangun antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia berharap seluruh hasil pembangunan dalam program tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.

“Kami dari pemerintah daerah mengapresiasi dan berterima kasih kepada TNI dan Polri. Harapannya, hasil pembangunan fisik maupun nonfisik ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Desa Luwung Kencana,” ujarnya.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun melalui TMMD dapat terus dipertahankan dan dikembangkan dalam berbagai program pembangunan di Kabupaten Cirebon. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

“Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus berlanjut, berkesinambungan, dan istiqomah, agar masyarakat Kabupaten Cirebon ke depan bisa lebih maju dan jauh lebih baik lagi,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....