Kapolres Majalengka Sebut Bayi Dibuang di Rumah Kosong Kini Makin Sehat
- 29 Mar 2026 19:47 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Di balik sunyi rumah kosong di Desa Garawastu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, secercah harapan kini mulai tumbuh. Bayi perempuan yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, kini menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Majalengka.
Perhatian serius ditunjukkan Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi turun langsung menjenguk bayi tersebut, memastikan setiap detak kehidupan kecil itu mendapat penanganan terbaik.
Didampingi sejumlah pejabat utama, kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap korban penelantaran. Di ruang perawatan yang tenang, tim medis terus memantau kondisi bayi dengan berat 2,9 kilogram itu.
Hasilnya mulai memberi harapan, kondisinya berangsur stabil dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang menggembirakan. Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan secara menyeluruh, memastikan tidak ada risiko lanjutan yang mengancam keselamatannya.
Namun, di balik upaya penyelamatan tersebut, aparat kepolisian bergerak dalam senyap namun pasti. Satreskrim Polres Majalengka kini tengah mempercepat penyelidikan guna mengungkap siapa sosok di balik tindakan penelantaran yang mengundang kecaman publik ini.
"Pengumpulan bukti dan penelusuran identitas orang tua bayi dilakukan secara intensif, termasuk pendalaman keterangan di sekitar lokasi penemuan," ujar Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, didampingi Kasat Reskrim AKP Udiyanto, Minggu, 29 Maret 2026.
| Baca juga: Polres Majalengka Bekuk 2 Pelaku Begal Motor |
Kapolres AKBP Rita menegaskan bahwa tindakan membuang bayi merupakan pelanggaran serius yang tidak bisa ditoleransi. Proses hukum akan terus berjalan hingga pelaku berhasil diungkap dan dimintai pertanggungjawaban.
Tak hanya fokus pada aspek hukum, langkah perlindungan jangka panjang juga mulai disiapkan. Polres Majalengka membuka koordinasi dengan Dinas Sosial guna memastikan masa depan bayi tersebut tetap terjamin.
Skema perlindungan anak, termasuk kemungkinan penanganan lanjutan pasca perawatan medis, menjadi perhatian penting agar bayi ini dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan layak.
Kisah ini bukan hanya tentang sebuah kasus kriminal, melainkan juga tentang kemanusiaan, tentang bagaimana sebuah kehidupan yang nyaris terabaikan, kini diperjuangkan untuk kembali mendapatkan harapan.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Garawastu digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga sengaja ditinggalkan di dalam rumah kosong, Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.
Penemuan bayi tersebut bermula dari kecurigaan warga setempat yang mendengar suara tangisan dari dalam bangunan kosong milik almarhum Sahidi.
Dua saksi, Udin dan istrinya Sawinah, yang saat itu berada di teras rumah, kemudian bersama warga lain melakukan pengecekan ke lokasi sumber suara.
Saat memasuki rumah kosong tersebut, warga menemukan bayi perempuan tergeletak di atas ranjang dalam kondisi terbungkus sajadah bekas.
Temuan bayi malang itu langsung dilaporkan kepada Ketua RT dan perangkat Desa Garawastu, yang selanjutnya meneruskan informasi kepada pihak kepolisian Polsek Sukahaji, Polres Majalengka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....