BMKG Biak: Waspadai Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi Sepekan Kedepan

  • 10 Mar 2026 12:57 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak — Badan Meteorologi Klimatologi dan Gelofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Frans Kaisiepio Biak mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi peningkatan curah hujan, angin, dan tinggi gelombang di wilayah Biak dan sekitarnya pada 12 hingga 14 Maret 2026.

Prakirawan BMKG Biak, Suko Abdi pada selasa 10 Maret 2026, mengatakan secara umum kondisi angin di wilayah Biak dalam sepekan ke depan bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan rata-rata 5 hingga 15 knot.Ia menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh adanya gangguan bibit siklon tropis yang sedang aktif di wilayah Samudera Pasifik utara Papua.

“Yang dapat kami sampaikan di sini adalah adanya gangguan bibit siklon 95W yang sedang aktif di Samudera Pasifik utara Papua sebelah timur Filipina, yang mana gangguan bibit siklon tropis ini bisa berperan cukup signifikan terhadap kondisi angin dan tinggi gelombang di kawasan perairan laut Biak,” ujarnya.

Dampak dari fenomena tersebut diperkirakan akan meningkatkan tinggi gelombang di sejumlah perairan pada 12 hingga 14 Maret. Menurutnya, wilayah yang perlu mewaspadai potensi gelombang tersebut antara lain perairan sekitar Supiori bagian utara, pesisir pantai utara Biak, perairan Laut Biak, hingga Samudera Pasifik utara Biak.

“Yang perlu diwaspadai yaitu di daerah Supiori utara, pesisir pantai utara Biak, perairan Laut Biak dan Samudera Pasifik utara Biak,” ujarnya.

“Secara umum selama seminggu ke depan kondisi cuaca di Biak berawan hingga hujan ringan sampai sedang, terutama pada pagi dan dini hari,” kata Subabdi.

Namun, potensi hujan dengan intensitas lebih signifikan diprediksi terjadi pada 12 hingga 14 Maret.Ia menjelaskan, pada 12 Maret hujan diperkirakan terjadi pada siang hingga sore hari yang berlanjut hingga malam dan dini hari.

“Untuk tanggal 13 Maret, kondisi hujan diprediksi terjadi sepanjang harisedangkan pada 14 Maret, hujan diperkirakan terjadi pada pagi hingga siang hari. Untuk tanggal 14 Maret, hujan diprediksi terjadi pada pagi hingga siang hari,” ucapnya.

“Faktor global yang mempengaruhi di antaranya gelombang Rossby yang pada tanggal 12 hingga 14 posisinya berada di sekitar atmosfer Biak sehingga dapat meningkatkan curah hujan di kawasan Biak,” jelasnya.

Selain itu, gangguan bibit siklon juga memicu terbentuknya pola belokan angin dan konvergensi yang menyebabkan penumpukan massa udara di wilayah tersebut. Faktor lain yang turut mempengaruhi adalah anomali suhu muka laut atau SST di wilayah utara Papua yang relatif tinggi sepanjang tahun.

“Anomali suhu muka laut di wilayah utara Papua memang cukup tinggi sepanjang tahun sehingga ikut berperan dalam meningkatkan potensi hujan di wilayah Teluk Cenderawasih dan Samudera Pasifik utara Papua,” ujarnya.

BMKG Biak selanjutnya mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di wilayah pesisir laut Biak, agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....