Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Biak, Warga Antre Membeli Masker
- 24 Agt 2026 03:15 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti wilayah perkotaan Kabupaten Biak Numfor, Minggu 23 Agustus 2026.
Kondisi udara yang semakin memburuk memicu antusiasme warga yang berbondong-bondong mendatangi toko-toko dan apotek untuk membeli masker guna melindungi diri dari dampak asap.

Di beberapa pusat perbelanjaan dan apotek di Kota Biak, terlihat warga berdatangan untuk membeli masker medis. Bahkan di beberapa tempat, stok masker mulai menipis bahkan habis terjual.
Ardy, salahsatu warga Biak mengatakan sudah ke beberapa apotik untuk membeli masker tapi stoknya habis, namun cemas karena asap kabut yang makin banyak sehingga membuat kualitas udara jadi buruk, maka harus menggunakan masker.
"Saya beli masker untuk sekeluarga, karena asapnya sudah terasa saat keluar rumah, Harapannya pihak pihak terkait segera mengatasi agar asapnya hilang," ujarnya.
Warga lainnya yang terlihat mengantre di salahsatu toko di Biak, Yuliana mengaku khawatir terutama bagi anak-anak dan lansia.
"Malam ini pandangan sudah tidak sejauh biasanya. Asap kabut dimana-mana. Semoga kejadian kebakaran lahan ini bisa segera teratasi," ungkapnya.
Sebelumnya, Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra telah mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan segala bentuk pembakaran lahan. Mengingat cuaca yang sedang panas, kering, serta disertai angin kencang, risiko meluasnya kebakaran sangat tinggi.
Bupati mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk membuka lahan baru dengan cara dibakar. Langkah ini diambil untuk mencegah semakin meluasnya karhutla yang merugikan kesehatan, lingkungan, dan aktivitas masyarakat secara keseluruhan.
Upaya penanggulangan kebakaran terus dilakukan oleh tim gabungan Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor. BPBD Biak Numfor bergerak bersama unsur Polres Biak Numfor, Brimob, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Laut, Basarnas, serta para Kepala Distrik untuk melakukan pemadaman di beberapa titik kebakaran yang tersebar di wilayah kabupaten.
Kebakaran lahan ini dipicu oleh kombinasi cuaca ekstrem, curah hujan rendah, udara sangat kering, serta angin kencang yang membuat api dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan.
Pemerintah Daerah memohon kerja sama seluruh masyarakat Biak Numfor untuk turut menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran apa pun, dan membantu saling mengawasi agar kebakaran tidak semakin meluas di tengah cuaca yang belum membaik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....