Lanud Manuhua Biak Fasilitasi Kepulangan 30 Mahasiswa KKN PPM UGM

  • 08 Agt 2026 17:10 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Manuhua Biak memfasilitasi kepulangan 30 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Biak Elok 2026 menuju Yogyakarta, Sabtu 8 Agustus 2026. Kepulangan mahasiswa tersebut berlangsung dari Skadron Udara 31 Lanud Halim,menggunakan pesawat jenis A-400 milik TNI Angkatan Udara (TNI AU), yang merupakan pesawat terbesar dan salah satu generasi terbaru yang dimiliki TNI AU.

Para mahasiswa sebelumnya selama 50 hari melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Kampung Saribra, Pulau Bromsi, Distrik Aimando Padaido, Kabupaten Biak Numfor.

Komandan Lanud Manuhua Biak, Kolonel Pnb Rohmat Kusmayadi, S.Sos., M.Soc.Sc., mengatakan dukungan terhadap kepulangan mahasiswa KKN PPM UGM merupakan bagian dari sinergi TNI AU dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa KKN PPM UGM telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat selama melaksanakan kegiatan pengabdian di wilayah Kabupaten Biak Numfor.

“Para mahasiswa ini tentunya telah memberikan kontribusi yang positif, khususnya bagi Kabupaten Biak yang berada di daerah Bromsi. Ini adalah salah satu bagian dari komitmen Lanud Manuhua untuk mendukung kepentingan Kabupaten Biak,” katanya.

Ia menjelaskan, fasilitasi kepulangan mahasiswa menggunakan pesawat A400M TNI AU juga menjadi bentuk kontribusi balik Kabupaten Biak Numfor kepada mahasiswa yang telah memberikan kontribusi selama melaksanakan KKN.

“Harapannya, dengan kami dapat memberangkatkan mahasiswa itu dari Biak, ini juga bagian dari kontribusi balik dari Kabupaten Biak terhadap mahasiswa yang telah melaksanakan KKN, khususnya dan umumnya kepada civitas akademika UGM,” ujarnya.

Danlanud menambahkan, dukungan tersebut sekaligus menunjukkan adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, TNI AU, dan civitas akademika UGM dalam mendukung kegiatan pendidikan serta pemberdayaan masyarakat di wilayah kepulauan.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN PPM UGM Biak Elok 2026, Arester, mengaku haru sekaligus senang dapat kembali ke Yogyakarta setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan pengabdian selama 50 hari di Kampung Saribra.

“Cukup haru dan cukup senang juga bisa pulang. Kita sudah melakukan kegiatan KKN selama 50 hari dan warga juga cukup senang. Kita juga cukup puas dengan hasil apa yang sudah kita kerjakan. Dan kita harap ke depannya ya bisa dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya.

Arester juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan TNI AU yang telah membantu proses kepulangan mahasiswa menuju Yogyakarta.

“Terima kasih atas bantuannya dari Pemda Kabupaten Biak Numfor dan TNI AU,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Kampung Saribra, Kostatinus Kafiar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN PPM UGM yang telah hadir serta memberikan pendampingan kepada masyarakat selama pelaksanaan KKN.

Menurutnya, mahasiswa telah memberikan materi, motivasi, dan dorongan kepada masyarakat melalui berbagai bidang yang menjadi bagian dari kegiatan pengabdian.

“Selama di kampung, ya mereka dapat memberikan banyak materi terutama dari divisi-divisi, baik divisi kesehatan, juga divisi pariwisata dan divisi pemerintahan, juga divisi infrastruktur yang sudah banyak membantu dan memberikan motivasi dan dorongan untuk masyarakat yang dapat merubah kekurangan dan keterbatasan yang ada di Kampung Saribra,” katanya.

Kostatinus berharap seluruh mahasiswa dapat kembali dengan selamat ke Yogyakarta dan berhasil menyelesaikan pendidikan mereka.

“Semoga mereka kembali dengan selamat sampai di tempat tujuan dan semoga mereka dapat berhasil semuanya. Dan suatu saat pasti akan kembali untuk bertemu dengan kami,” ucapnya.

Sebanyak 30 mahasiswa KKN PPM UGM Biak Elok 2026 sebelumnya melaksanakan berbagai program pemberdayaan selama 50 hari di Kampung Saribra. Program tersebut disusun berdasarkan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat.

Kepulangan menggunakan pesawat A400M TNI AU tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pengabdian 30 mahasiswa KKN PPM UGM Biak Elok 2026 di Kampung Saribra, Pulau Bromsi, Distrik Aimando Padaido, Kabupaten Biak Numfor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....