Bertambah 1 Korban Meninggal Dunia akibat Ledakan diduga Bom PD II di Biak

  • 02 Jun 2026 20:38 WIB
  •  Biak

RRI,CO,ID, Biak - Akibat ledakan bom yang diduga berasa dari peninggalan perang dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor, Papua yang terjadi pada 31 Mei 2026, dari lima korban sebelumnya bertambah satu di hari Selasa 2 Juni 2025. Korban atas nama Mina Puadi (51) meninggal dunia setelah sebelumnya mendapat perawatan di RSUD Biak

Kapolres Baik Numfor AKBP Ari Trestiawan melalui keterangan pers di Selasa malam, menyebut dengan bertambahnya korban maka total ada enam korban meninggal dunia

“Hari ini korban yang meninggal dunia bertambah satu orang dari dua orang yang rawat inap di RSUD Biak, tentunya kami semua turut berduka atas kejadian ini,”ujar Kapolres

Selain korban meninggal dunia yang bertambah, hingga Selasa sore, Basarnas dan tim gabungan berhasil menemukan lima potongan serpihan bagian tubuh

“Temuan dari Basarnas dan tim gabungan di hari ini menemukan lima potongan serpihan bagian tubuh setelah menyisir areal di ring 2 di perairan dan pantai,”ucapnya

Sementara tim penjinak bom (jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua telah mendisposal atau melaksanakan pemusnahan satu granat nanas dan satu granat manggis mengamankan

“Tim jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua telah mengamankan total sebanyak dua proyektil yang sudah diambil amunisinya dengan pola digerinda dan juga diamankan sebanyak dua granat nana, serat satu granat manggis, yang semuanya telah disposal,”ujar Kapolres AKBP Ari Trestiawan

Selanjutnya masyarakat diimbau agar melaporkan kepada pihak kepolisian jika mengetahui atau menyimpan barang-barang diduga bisa membahayakan seperti bom atau bahan peledak lainnnya

“Kami mengimbau masyarakat agar menjauh dari areal ring 1 karena masih dinyatakan belum aman, kemudian kami juga mengimbau masyarakat jika mengetahui, melihat ataupun menyimpan barang-barang yang diduga membahayakan seperti bom atau bahan peledak lainnya agar dilaporkan kepada aparat karena bisa membahayakan masyarakat ,juga bagi aparat gabungan yang sedang bekerja dalam rangka pengamanan dan evakuasi paska ledakan,”ujar Kapolres

Sementara Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Biak Numfor Sandi Palangan mengatakan, penanganan paska ledakan, saat ini seratusan lebih korban terdampak telah diungsikan di dua lokasi, Pihaknya juag dibantu oleh TNI Polri dan Satpol PP.

“Pemda melalui Dinas Sosial telah di dua lokasi pengungsian dan memastikan lokasi yang nyaman bagi warga terdampak, dan dua lokasi tersebut yaitu di aula kantor Satpol PP sebanyak 58 orang dan lokasi Hotel Mapia sebanyak 55 orang sehingga total pengungsi sebanyak 133 jiwa,”ujar Sandi

“Kami juga telah mendistribusikan kebutuhan sehari-hari seperti peralatan bayi, peralatan makan, peralatan mandi serta obat-obatan,m”ucapnya ,

Pemda juga telah membuka posko induk selain bagi warga terdampak juga untuk masyarakat yang akan memberikan bantuan kepada warga

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....