Paska Ledakan Dugaan Bom PD II di Biak,Tim Gabungan Temukan 13 Potongan Tubuh

  • 01 Jun 2026 20:08 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak - Hari kedua paska ledakan dugaan bom peninggalan Perang Dunia II (PD II) di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, tim gabungan menemukan sebanyak 13 potongan tubuh pada Senin 1 Juni 2026. Potongan tubuh tersebut telah diserahkan kepada pihak Polres Biak Numfor

Hal itu disampaikan Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan melalui keterangan pers Senin malam,didampingi Pj Sekda Biak Numfor Zacharias L Mailoa, Danlanal Biak, Basarnas, Kodim 1708/BN, Pasgat, Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Papua dan juga Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua.

“Up date hingga hari ini Senin malam, kami dari tim gabungan terus melakukan penyisiran dan evakuasi korban yang belum ditemukan,sedangkan lima korban meninggal dunia telah dikebumikan tadi siang di tempat pemakaman umum Sorido Biak,sehingga kami masih mencari tiga korban lagi yang belum ditemukan khususnya di ring 2 yaitu karena di ring 1 areal masih belum aman atau belum steril dan dengan hasil tadi oleh tim Basarnas beserta tim gabungan menemukan 13 potongan tubuh,”ujar Kapolres

“Hari ini juga telah bergabung tim jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua dan telah melakukan penyisiran awal, ditemukan dan diamankan dua proyektil yang sudah diambil amunisinya dengan pola karakteristik digerinda, selain itu juga ditemukan satu granat nenas yang sudah dimodifikasi dan sudah dimusnahkan pada pukul 18.00 WIT. Ada pula ditemukan satu granat nenas yang sudah dimodifikasi namun karena keterbatasan visual, hari telah malam dan air laut telah pasang maka diputuskan pemusnahan akan dilanjutkan besok,”ucapnya

Kapolres menambahkan untuk korban luka ringan terdata sebanyak 18 orang dan 2 orang diantaranya masih dalam perawatan intensif di RSUD Biak,sedangkan untuk total pengungsi sebanyak 56 orang dengan rincian 43 dewasa dan 13 balita

“Selanjutnya untuk esok hari kami akan melanjutkan pencarian tiga korban yang belum ditemukan difokuskan di ring 2 yaitu areal di perairan dan pantai

“Kami mengimbau warga masyarakat untuk tidak ada yang memasuki areal ring 1 karena masih sangat berbahaya dan ini berlaku pula bagi aparat keseluruhan karena kita ini tergabung dalam aparat gabungan,”ujar Kapolres

Pj Sekda Biak Numfor Zacharias L Mailoa pada kesempatan itu mengapresiasi kepada tim gabungan yang telah bekerja hingga hari kedua paska kejadian dan pemda Biak Numfor telah membentuk tim melibatkan semua organisasi perangkat daerah ( OPD) teknis

“Kami telah melakukan koordinasi dan telah dibentuk tim melibatkan sejumlah OPD teknis, baik Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan,Dinas Perumahan, Dinas Sosial, Satpol PP, Distrik. Kelurahan , dan dari berdasarkan arahan dari Tim Gegana bahwa keluarga korban akan diarahkan kesejumah titik dan tidak berada di areal ring 1 karena lokasi yang harus disterilkan,”ujar Zacharias L Mailoa

"Pada prinsipnya pemda siap memback up rekan-rekan dari TNI Polri dan secara khusus untuk masyarakat menjadi tanggungjawab pemda,"ucapnya

Sebelumnya, ledakan dahsyat terjadi pada Minggu 31 Mei 2026 sekitar pukul 14.45 Wit di areal pemukiman padat penduduk di kompleks perikanan Jalan Wolter Monginsidi Distrik Biak Kota Kabupaten Biak Numfor, ledakan diduga berasal dari bom Peninggalan Perang Dunia II yang mengakibatkan 5 orang meninggal dunai dan 3 korban yang belum ditemukan

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....