Mengenal Kuliner Betawi yang Legendaris dan yang Kini Mulai Langka
- 30 Jun 2026 09:47 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Kuliner Betawi menjadi bagian penting dari identitas budaya Jakarta yang terbentuk melalui perpaduan berbagai budaya selama ratusan tahun. Tak hanya terkenal dengan kerak telor, Betawi juga memiliki beragam hidangan khas yang masih bertahan hingga kini, meski sebagian lainnya mulai sulit ditemukan.
Dikutip dari artikel detikFood, kekayaan kuliner Betawi merupakan hasil akulturasi budaya Nusantara, Arab, Tionghoa, India, hingga Eropa. Perpaduan tersebut melahirkan berbagai hidangan bercita rasa khas yang masih menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia.
Kerak Telor, Ikon Kuliner Jakarta
Kerak telor menjadi salah satu makanan khas Betawi yang paling dikenal. Hidangan berbahan dasar beras ketan, telur, ebi, dan kelapa sangrai ini kerap dijumpai dalam berbagai acara budaya maupun perayaan Hari Ulang Tahun Jakarta.
Hingga kini, kerak telor tetap menjadi simbol kuliner Betawi yang banyak diburu wisatawan maupun masyarakat lokal.
Soto Betawi Tetap Digemari
Soto Betawi juga menjadi salah satu kuliner legendaris yang masih mudah ditemukan. Ciri khasnya terletak pada kuah gurih yang menggunakan santan atau susu, dipadukan dengan potongan daging sapi maupun jeroan serta berbagai pelengkap.
Rasa yang kaya rempah membuat soto Betawi tetap menjadi salah satu menu favorit lintas generasi.
Nasi Uduk dan Semur Jengkol Masih Bertahan
Selain soto Betawi, nasi uduk dan semur jengkol juga menjadi bagian dari kuliner khas Betawi yang masih eksis hingga sekarang. Kedua makanan tersebut banyak dijajakan di warung makan, rumah makan legendaris, hingga pusat kuliner di Jakarta.
Popularitasnya menunjukkan bahwa makanan tradisional tetap memiliki tempat di tengah perkembangan kuliner modern.
Ada Kuliner Betawi yang Mulai Langka
| Baca juga: Hari Keju Sedunia diperingati Setiap 4 Juni |
Di sisi lain, beberapa makanan khas Betawi kini semakin sulit ditemukan. Sayur babanci, gabus pucung, sengkulun, hingga kue rangi termasuk di antaranya.
Berkurangnya jumlah pembuat makanan tradisional, perubahan gaya hidup, serta minimnya regenerasi menjadi tantangan dalam melestarikan kuliner-kuliner tersebut.
Kuliner sebagai Warisan Budaya Jakarta
Kuliner Betawi tidak hanya menawarkan cita rasa yang khas, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah panjang Jakarta. Berbagai komunitas budaya, pelaku usaha kuliner, hingga generasi muda terus berupaya memperkenalkan kembali makanan khas Betawi agar tetap dikenal masyarakat.
Pelestarian kuliner tradisional menjadi salah satu cara menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman.
Kuliner Betawi merupakan cerminan perjalanan sejarah dan keberagaman budaya Jakarta. Dikutip dari artikel detikFood, menjaga keberadaan makanan tradisional bukan hanya tentang mempertahankan cita rasa, tetapi juga melestarikan warisan budaya agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....