Farhan Tegaskan Hubungan dengan Wakil Wali Kota Erwin Tetap Harmonis
- 07 Jul 2026 14:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan hubungan kerjanya dengan Wakil Wali Kota Bandung Erwin tetap berjalan harmonis. Ia memastikan tidak ada persoalan dalam komunikasi maupun koordinasi pemerintahan, meski sempat muncul berbagai pemberitaan yang menyoroti hubungan keduanya.
Pernyataan tersebut disampaikan Farhan usai menghadiri pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, Selasa 7 Juli 2026. Menurutnya, kehadiran Erwin dalam acara pelantikan menjadi bukti bahwa komunikasi di antara keduanya tetap terjalin dengan baik.
"Baik-baik saja. Ngobrol, makanya tadi juga datang ikut pelantikan. Aman. Hubungan tidak pernah beku, jadi selalu cair," ujar Farhan, selasa 7 Juli 2026.
Farhan menjelaskan, diskusi yang terjadi merupakan hal yang wajar dalam dinamika politik. Menurutnya, hubungan politik tidak hanya menyangkut dirinya dan Erwin secara pribadi, tetapi juga melibatkan partai-partai politik yang mendukung keduanya, baik di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
"Diskusi pastilah karena ini hubungan politik. Hubungan politik itu tidak hanya hubungan pribadi antara Farhan dengan Pak Erwin, tetapi juga dengan partai di belakang Farhan dan partai di belakang Pak Erwin, sampai ke level provinsi dan nasional," katanya.
Ia mengungkapkan, pemberitaan yang sempat berkembang juga menjadi perhatian para ketua umum partai pengusung. Namun, setelah adanya komunikasi, seluruh pihak sepakat untuk tetap menjaga soliditas pemerintahan.
"Kalau sudah ketua umum partai berbicara, ya kita mengikuti. Alhamdulillah, saya mah happy," ucapnya.
Farhan menegaskan, saat ini dirinya memilih lebih fokus pada pencapaian hasil nyata bagi masyarakat dibandingkan menanggapi berbagai isu politik. Ia menyebut pendekatan pemerintahannya berorientasi pada hasil (result-oriented).
Salah satu prioritas yang menjadi perhatian adalah penanganan persoalan sampah di Kota Bandung. Farhan meluruskan anggapan bahwa dirinya menyerah dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
"Masalah sampah kemarin seakan-akan dipelintir bahwa saya pasrah. Maksud saya bukan begitu. Semua proposal dan upaya yang kita lakukan sekarang untuk tujuan jangka panjang, termasuk dua proposal pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang saat ini masih kita tunggu. Sementara itu, berbagai upaya pengolahan sampah tetap terus dilakukan," jelasnya.
Selain persoalan sampah, Farhan juga menyoroti percepatan perbaikan Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) yang mengalami kerusakan. Menurutnya, proses pengerjaan membutuhkan waktu lebih lama karena kondisi jalan yang sempit, padat kendaraan, serta memerlukan penguatan konstruksi di bagian bawah jalan.
"Idealnya jalan ditutup total karena harus menyuntikkan banyak material penguatan konstruksi. Tapi itu tidak mungkin dilakukan karena aksesnya kecil dan lalu lintas sangat ramai. Ketika saya minta izin ke Polres untuk menutup jalan, tidak bisa. Itu sebabnya pekerjaannya menjadi lebih lama," katanya.
Ia menambahkan, penyelesaian berbagai persoalan teknis tersebut juga melibatkan Sekretaris Daerah Kota Bandung agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lebih efektif.
"Itulah yang sekarang menjadi fokus kami. Kuncinya tetap komunikasi dan ngobrol," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Erwin juga menegaskan dirinya tetap mengikuti seluruh arahan partai dan menjalankan tugas pemerintahan sebagaimana mestinya.
"Kalau saya mah bagaimana instruksi. Kalau kata partai A ya A, B ya B, karena posisinya kita mengikuti pimpinan. Samina wa atha'na," katanya.
Ia menjelaskan kehadirannya dalam pelantikan pejabat dilakukan karena menerima undangan resmi dari Pemerintah Kota Bandung.
"Saya diundang, ya saya datang. Kalau tidak diundang ya tidak datang. Beberapa kegiatan sebelumnya memang belum ada undangan, baru sekarang saya diundang," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....