Dinas Pendidikan Belu Membuka Ruang Kompetisi bagi Peserta Didik

  • 30 Jul 2026 21:00 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu, Aloysius Fahik, S.STP, menegaskan pentingnya membiasakan peserta didik mengikuti berbagai ajang kompetisi sejak masih berada di bangku sekolah. Menurutnya, ruang kompetisi menjadi sarana penting untuk mengasah kemampuan, membangun mental bersaing, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan di tingkat yang lebih luas.

Hal tersebut disampaikan Aloysius Fahik kepada RRI.co.id pada Rabu 29 JULI 2026.

Ia mengatakan, tanpa adanya kesempatan untuk berkompetisi, siswa akan sulit mengembangkan daya saing dan keberanian untuk bersaing dengan dunia luar.

"Kalau tidak ada ruang kompetisi mereka tidak akan kompetitif. Harus dibiasakan mereka untuk berkompetisi, karena ke depan mereka akan berkompetisi dengan dunia luar," kata Aloysius.

Sebagai bentuk komitmen menyediakan ruang kompetisi bagi peserta didik, Disdikpora Kabupaten Belu menggelar berbagai perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah perbatasan Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Berbagai lomba yang disiapkan melibatkan peserta didik dari berbagai sekolah, di antaranya lomba cerdas cermat, lomba pidato bahasa Inggris, serta lomba debat bahasa Inggris antar sekolah.

Menurut Aloysius, penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, keterampilan komunikasi, berpikir kritis, dan kepercayaan diri melalui persaingan yang sehat.

"Anak mau kompetitif, kita harus memberikan ruang-ruang kompetisi seluas-luasnya bagi mereka," ujarnya.

Ia menilai semangat berkompetisi harus ditanamkan sejak dini agar peserta didik terbiasa menghadapi tantangan dan memiliki mental yang kuat ketika memasuki dunia pendidikan yang lebih tinggi maupun dunia kerja.

Menurutnya, tantangan generasi muda ke depan tidak hanya bersaing di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat nasional bahkan global. Oleh karena itu, pembinaan melalui berbagai kegiatan kompetitif harus menjadi bagian dari proses pendidikan.

"Kalau tidak kita lakukan, mereka akan menjadi penonton terus, menjadi minder, rendah diri, dan tidak bisa berkompetisi dengan orang lain. Ini yang perlu ditanamkan," tegas Aloysius.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Disdikpora Kabupaten Belu berharap lahir peserta didik yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter tangguh, percaya diri, dan mampu bersaing di berbagai bidang demi menghadapi tantangan masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....