TBC di Belu Capai 534 Kasus, Dinkes Gencarkan Pelayanan Tracing Portable X-Ray
- 18 Sep 2026 13:39 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Warga Kelurahan Atambua, Kabupaten Belu, merasa terbantu dengan pelaksanaan tracing Tuberkulosis (TBC) menggunakan alat Portable X-Ray yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Belu melalui Puskesmas Kota Atambua di Kantor Lurah Atambua pada Kamis 17 September 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya dalam mendeteksi secara dini penyakit TBC karena melalui tracing TBC memberikan kemudahan bagi warga untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih jauh.
Dengan menggunakan teknologi Portable X-Ray, petugas kesehatan dapat melakukan pemeriksaan di lokasi kegiatan sehingga masyarakat lebih mudah mengakses layanan deteksi penyakit.
Salah seorang warga Rocky Mau menyampaikan apresiasi atas pelayanan kesehatan tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Lurah Atambua.
Menurutnya, kehadiran pemeriksaan kesehatan di lingkungan kelurahan sangat membantu warga karena proses pelayanan menjadi lebih mudah dan tidak membutuhkan banyak waktu untuk mendatangi fasilitas kesehatan.
“Kami merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan TBC menggunakan Portable X-Ray di kantor lurah. Pelayanan seperti ini memudahkan kami sebagai warga untuk memeriksa kondisi kesehatan,” ujar Rocky Mau.
Selain memberikan kemudahan akses, menurutnya dengan kegiatan tracing TBC juga menjadi sarana meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, karena melalui pemeriksaan secara dini dapat dilakukan langkah pencegahan.
Pelaksanaan tracing TBC yang terintegrasi dengan program CKG menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pelayanan kesehatan dan pemerintah kelurahan dalam menjangkau masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga tidak hanya mendapatkan akses pemeriksaan, tetapi juga berkesempatan memperoleh informasi mengenai pencegahan serta penanganan penyakit TBC.
Warga berharap kegiatan pemeriksaan kesehatan seperti tracing TBC menggunakan Portable X-Ray dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah Kelurahan Atambua. Dengan pelayanan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan didukung tenaga kesehatan, dapat memutus dan mengeliminasi penyakit TBC di Belu.
Perlu diketahui juga Dinas Kesehatan Kabupaten Belu mencatat sebanyak 534 kasus Tuberkulosis (TBC) paru ditemukan hingga Agustus 2026. Kasus tersebut tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Belu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, dr. Bathseba Elena Corputty, MARS, mengatakan bahwa dari 534 pasien yang terdeteksi, baru 430 orang yang menjalani pengobatan.
Dengan itu Elena Corputty, menegaskan penemuan kasus TBC secara dini menjadi langkah penting untuk memastikan pasien segera mendapatkan pengobatan sekaligus mencegah penularan kepada orang lain. (KM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....