Pemkab Belu, INCSIDA Timor Leste, dan Yayasan Bethesda Perkuat Kolaborasi Cegah HIV/
- 27 Agt 2026 15:32 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID. Atambua – Isu kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan mendapat perhatian serius, hal ini ditandai dengan audiensi antara Pemerintah Kabupaten Belu, Presiden INCSIDA (Instituto Nacional de Combate ao SIDA) Timor Leste, Daniel Marcal, serta Koordinator CD Bethesda Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum Area Belu, Almada Lasi. Audiensi yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Belu, Kamis 27 Agustus 2026, ini bertujuan merumuskan langkah bersama dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran HIV/AIDS yang angkanya cenderung meningkat di kedua sisi perbatasan Indonesia-Timor Leste.
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, menyampaikan apresiasi atas inisiatif INCSIDA Timor Leste dan peran fasilitasi teknis dari Yayasan Bethesda. Ia menekankan urgensi antisipasi dini mengingat posisi Kabupaten Belu sebagai wilayah transit dan perbatasan.
"Angka kasus HIV/AIDS di NTT, khususnya Belu, dan juga di Timor Leste sangat mengkhawatirkan. Kami berharap kerja sama antara Yayasan Bethesda dan INCSIDA Timor Leste dapat dipercepat. Inisiatif ini sangat krusial untuk mencegah penyebaran lebih luas di wilayah perbatasan," ujar Wabup Vicente.
Menanggapi hal tersebut, Presidenti INCSIDA Timor Leste, Daniel Marcal, menyatakan terima kasih atas respons positif dan ide-ide konstruktif dari Wakil Bupati Belu. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi tonggak awal kerja sama formal antara kedua lembaga untuk melindungi masyarakat di kedua Negara.
Almada Lasi, Kordinator CD Bethesda, memaparkan data kesehatan yang menunjukkan tingginya kasus HIV di wilayah perbatasan. Mengingat Atambua sebagai kota transit, ia mengusulkan serangkaian aksi kolaboratif yang akan dibahas lebih lanjut dan ditandatangani pada pertemuan lanjutan pada Jumat besok di Hotel Nusantara.
Almada Lasi juga menyampaikan beberapa rencana aksi strategis yang akan dilaksanakan meliputi: Edukasi Melalui "Pojok Baca", Penyediaan informasi selebaran dan materi edukasi HIV/AIDS di titik-titik strategis wilayah perbatasan, Kampanye Rutin secara berkala, Layanan Mobile VCT (Voluntary Counseling and Testing), Pemeriksaan HIV keliling yang difokuskan pada kelompok beresiko tinggi, seperti pekerja seks komersial dan komunitas transgender yang sering melakukan mobilitas lintas batas, Peringatan Hari AIDS Sedunia, edukasi massal, pemeriksaan gratis, penghapusan stigma/diskriminasi, serta dukungan peningkatan kualitas hidup Orang Dengan HIV (ODHIV).
Audiensi ini juga dihadiri oleh Asisten I Sekda Belu, pimpinan perangkat daerah, serta direksi nasional dari berbagai divisi INCSIDA Timor Leste.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....