Lapas Way Kanan Dorong Warga Binaan Jadi Mandiri
- 06 Sep 2026 08:52 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Way Kanan terus mendorong warga binaan mengikuti pembinaan kemandirian. Program tersebut menjadi bekal keterampilan sebelum warga binaan kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Way Kanan, Riski Burhannudin, mengatakan pembinaan tidak hanya berfokus pada menjalani masa pidana. Warga binaan juga dipersiapkan agar mampu menjalani kehidupan secara mandiri setelah bebas.
“Pembinaan kemandirian ini menjadi ruang bagi warga binaan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan. Harapannya, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujar Riski, Kamis, 4 September 2026.
Menurutnya, kegiatan pembinaan dilakukan melalui sejumlah bidang yang bersifat produktif. Di antaranya pertanian, pengolahan roti, perikanan, dan budidaya ayam petelur.
Pada bidang pertanian, warga binaan dilibatkan dalam penyiraman, perawatan, serta pemeliharaan tanaman. Kegiatan tersebut sekaligus melatih kedisiplinan dan tanggung jawab dalam mengelola tanaman.
Selain pertanian, warga binaan juga mendapatkan keterampilan melalui kegiatan perikanan. Mereka belajar mengelola dan memelihara sektor perikanan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.
Sementara itu, budidaya ayam petelur menjadi kegiatan lain yang diarahkan untuk meningkatkan keterampilan produktif warga binaan. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman dalam proses pemeliharaan dan pengelolaan ternak.
Warga binaan juga dilibatkan dalam pengolahan roti hingga menghasilkan produk olahan. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.
Riski menambahkan, setiap kegiatan pembinaan memiliki tujuan untuk membentuk warga binaan yang produktif dan terampil. Proses tersebut juga diharapkan membangun sikap disiplin serta rasa tanggung jawab.
“Yang terpenting bukan hanya keterampilannya, tetapi juga bagaimana mereka belajar bekerja, disiplin, dan bertanggung jawab. Ini menjadi bagian dari persiapan mereka untuk kembali ke masyarakat,” katanya.
Ia berharap pembinaan yang diberikan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga binaan. Keterampilan yang diperoleh selama berada di lapas diharapkan dapat terus dikembangkan setelah mereka bebas.
“Dari Lapas, kita ingin tumbuh keterampilan yang bisa menjadi bekal untuk masa depan. Hari ini dibina, harapannya hari esok mereka dapat berkarya dan mandiri,” ujar Riski.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....