Pemantauan Dampak MBG Way Tuba Libatkan Berbagai Pihak

  • 21 Jul 2026 11:09 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Way Tuba memastikan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis dilakukan secara terpadu. Pemantauan melibatkan sejumlah instansi untuk mengukur dampak terhadap kesehatan penerima manfaat.

Koordinator Wilayah Kecamatan Way Tuba, Adie Nurjana Resma, mengatakan SPPG berfokus sebagai penyedia makanan bergizi. Sementara pemantauan dampak program dilakukan bersama berbagai pihak terkait.

Adie menjelaskan evaluasi melibatkan Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Posyandu, dan satuan pendidikan. Kolaborasi dilakukan untuk memperoleh data yang akurat dan berkelanjutan.

“Pemantauan dampak program dilakukan secara terpadu bersama Badan Gizi Nasional dan instansi terkait,” kata Adie, Senin, 20 Juli 2026.

Menurutnya, evaluasi dilakukan melalui pemantauan pertumbuhan balita dan pengukuran status gizi. Perkembangan kesehatan penerima manfaat juga dicatat secara berkala.

“Sekolah turut memberikan informasi mengenai kehadiran, kondisi kesehatan, dan respons peserta didik terhadap program,” ujarnya.

Hasil pemantauan menjadi bahan evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Evaluasi tersebut digunakan untuk menyempurnakan pelaksanaan program pada masa mendatang.

Adie berharap sinergi seluruh pihak mampu meningkatkan efektivitas program. Dengan demikian, upaya menekan stunting dan meningkatkan kesehatan anak dapat berjalan optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....