Tim Mabes TNI Edukasi Warga Way Kanan Cegah Karhutla
- 31 Agt 2026 13:23 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan edukasi pencegahan karhutla kepada masyarakat Kampung Way Tawar, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, Senin, 31 Agustus 2026.
Penyuluhan dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang dapat meningkatkan risiko penyebaran api.
Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah kecamatan, aparatur kampung, personel TNI-Polri, serta masyarakat setempat.
Perwakilan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, Laksamana TNI Bayu, mengatakan pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah kebakaran sejak dari lingkungan masing-masing.
“Kegiatan penyuluhan ini merupakan langkah penting untuk membangun kesadaran bahwa pencegahan karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” kata Laksamana Bayu.
Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya pembakaran lahan, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI juga mendorong masyarakat memperkuat deteksi dini terhadap potensi kebakaran.
Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran di wilayahnya.
Laksamana Bayu mengatakan laporan yang cepat dapat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.
“Kami berharap setelah kegiatan ini masyarakat semakin memahami risiko dan dampak karhutla. Dengan kepedulian bersama, potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin, sehingga kelestarian lingkungan tetap terjaga dan aktivitas perekonomian maupun sosial masyarakat tidak terganggu oleh kabut asap,” ujarnya.
Camat Pakuan Ratu, Indra, mengapresiasi kegiatan penyuluhan yang dilakukan Tim Mabes TNI di wilayahnya.
Ia menilai edukasi secara langsung kepada masyarakat penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai risiko dan dampak pembakaran lahan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang telah hadir memberikan edukasi langsung ke Kecamatan Pakuan Ratu, khususnya di Kampung Way Tawar,” kata Indra.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa pencegahan merupakan langkah utama dalam menghadapi ancaman karhutla.
Indra berharap koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, aparatur kampung, dan masyarakat terus diperkuat, khususnya selama periode rawan kebakaran.
Ia juga meminta seluruh kepala kampung meningkatkan kewaspadaan serta memastikan setiap informasi mengenai titik api segera diteruskan kepada petugas.
“Harapan kami, masyarakat bisa langsung mengimplementasikan arahan dari Mabes TNI. Kami juga menginstruksikan seluruh kepala kampung dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, serta bergerak cepat melaporkan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....