KPH Bukit Punggur Dorong Inventarisasi Satwa Liar Berbasis Akademis

  • 25 Jun 2026 14:53 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bukit Punggur mendorong inventarisasi satwa liar dilakukan melalui kajian ilmiah. Langkah itu dinilai penting untuk menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.

Kepala UPTD KPH Bukit Punggur, Ronald Panjaitan, mengatakan inventarisasi satwa liar membutuhkan metode yang tepat. Karena itu, keterlibatan kalangan akademisi menjadi hal yang sangat diperlukan.

Menurut Ronald, perguruan tinggi di Lampung diharapkan berperan aktif dalam penelitian kawasan hutan. Kampus yang memiliki perhatian terhadap kehutanan dapat membantu menghasilkan data ilmiah yang akurat.

Ia menyebut sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Lampung, Politeknik Negeri Lampung, hingga Institut Teknologi Sumatera memiliki potensi mendukung kajian tersebut. Keterlibatan mereka diharapkan memperkuat pengelolaan kawasan hutan.

“Inventarisasi satwa liar perlu dikaji lebih lanjut agar hasilnya benar-benar valid dan sah secara akademis. Karena itu kami mendorong perguruan tinggi di Lampung ikut berkontribusi memahami kawasan hutan sebagai habitat satwa liar,” kata Ronald, Kamis, 25 Juni 2026.

Ronald menegaskan, hasil inventarisasi akan memberikan gambaran potensi kawasan hutan secara lebih menyeluruh. Kawasan Bukit Punggur dinilai tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga nilai ekologis yang penting.

Selain menjaga habitat satwa liar, KPH Bukit Punggur tetap membina masyarakat yang telah mengelola lahan di kawasan hutan. Petani didorong menerapkan pengelolaan hutan yang baik dan sesuai ketentuan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, pengelolaan kawasan hutan diharapkan semakin berkelanjutan. Upaya tersebut juga menjadi langkah menjaga keseimbangan antara kelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya hutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....