Sosialisasi Kawasan Kumuh, Warga Ramsai Diedukasi Tujuh Indikator
- 09 Jun 2026 12:32 WIB
- Waykanan
RRI.CO.DI, Way Kanan – Pemerintah Kampung Ramsai bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Kabupaten Way Kanan menggelar sosialisasi terkait kawasan kumuh kepada masyarakat. Kegiatan itu bertujuan meningkatkan pemahaman warga terhadap indikator kawasan kumuh dan pentingnya menjaga lingkungan.
Kepala Kampung Ramsai, Hendrik Purnama, mengatakan wilayah Dusun 1 masuk kategori kawasan kumuh. Lokasi tersebut berada di sekitar area pasar kampung.
Menurut Hendrik, penetapan kawasan kumuh mengacu pada sejumlah indikator yang telah ditetapkan pemerintah. Indikator tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 14 Tahun 2018.
“Ada tujuh indikator kawasan kumuh yang menjadi dasar penilaian. Nilai dan perhitungannya diketahui pihak terkait,” kata Hendrik, Minggu, 7 Juni 2026.
Ia menjelaskan salah satu indikator yang dinilai adalah kondisi drainase lingkungan. Aspek tersebut mencakup kemampuan saluran mengalirkan air dan kualitas konstruksinya.
“Jika drainase tidak mampu mengalirkan air atau kualitasnya buruk, dapat menjadi indikator kekumuhan,” ujarnya.
Selain drainase, pengelolaan persampahan juga menjadi perhatian dalam penilaian. Sarana dan sistem pengelolaan sampah harus memenuhi standar teknis yang berlaku.
“Persampahan yang tidak sesuai persyaratan teknis juga masuk indikator kawasan kumuh,” ucapnya.
Hendrik mengatakan sosialisasi dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Kegiatan itu menyasar warga Dusun 1 maupun masyarakat Ramsai secara umum.
Melalui sosialisasi tersebut, warga diharapkan memahami indikator kawasan kumuh. Masyarakat juga diajak menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Kami ingin masyarakat memahami indikator tersebut dan bersama menjaga lingkungan agar tidak menjadi kawasan kumuh,” katanya.
Pemerintah Kampung Ramsai berharap kesadaran masyarakat terus meningkat. Dengan demikian, kualitas lingkungan permukiman dapat terjaga secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....