Karantina Lampung Ungkap Modus Pengiriman Satwa Ilegal Gunakan Jasa Sopir Truk

  • 07 Jun 2026 15:06 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung mengungkap modus pengiriman ratusan burung tanpa dokumen karantina yang diamankan di Pelabuhan Bakauheni. Pelaku diduga memanfaatkan pengemudi truk sebagai kurir untuk menghindari pengawasan petugas.

Kepala Balai Karantina Lampung, Donni Muksydayan, mengatakan pola tersebut kerap ditemukan dalam kasus pengiriman satwa ilegal. Pelaku utama biasanya tidak terlibat langsung dalam proses pengangkutan.

“Pelaku utama biasanya tidak terlibat langsung. Mereka memanfaatkan pengemudi atau kurir yang sedang mencari tambahan penghasilan. Ini menjadi modus yang cukup sering kami temukan di lapangan,” kata Donni, Minggu, 7 Juni 2026.

Kasus tersebut terungkap saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap sebuah truk yang dicurigai membawa muatan tidak sesuai manifest. Dari hasil pemeriksaan ditemukan 172 ekor burung yang diangkut tanpa dokumen karantina.

Penanggung Jawab Satpel Pelabuhan Bakauheni Karantina Lampung, Ahmad Setianegara, mengatakan seluruh satwa yang diamankan tidak pernah dilaporkan kepada petugas karantina. Selain itu, pengiriman juga tidak dilengkapi dokumen yang diwajibkan dalam peraturan karantina.

“Seluruh satwa diketahui tidak dilengkapi dokumen karantina serta tidak pernah dilaporkan kepada Petugas Karantina sebagaimana ketentuan yang berlaku,” ujar Ahmad.

Dia menjelaskan, kedua pengemudi mengaku burung-burung tersebut diangkut dari Palembang dan akan diturunkan setelah keluar Gerbang Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang. Satwa tersebut rencananya akan diambil oleh pihak penerima yang tidak mereka kenal secara langsung.

Dari pemeriksaan awal, pengemudi mengaku baru pertama kali menerima tawaran mengangkut satwa sebagai muatan tambahan. Mereka dijanjikan upah sebesar Rp400 ribu yang akan dibayarkan setelah barang sampai di tujuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....