Pemkab Way Kanan Gelar Gerakan Pangan Murah di Tiga Kecamatan

  • 02 Jun 2026 11:18 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di tiga kecamatan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan meningkatkan keterjangkauan masyarakat terhadap bahan pangan pokok. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Way Tuba, Kecamatan Pakuan Ratu, dan Kecamatan Banjit.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Way Kanan, Dwi Handoyo Retno, mengatakan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dilakukan melalui kerja sama dengan Bulog Cabang Lampung Utara serta distributor bawang. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah Mandiri yang menyasar masyarakat di sejumlah wilayah.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah. Selain itu, program tersebut juga mendukung upaya pengendalian inflasi serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

“Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Mandiri bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, meningkatkan keterjangkauan masyarakat terhadap bahan pangan pokok, serta mendukung pengendalian inflasi daerah,” ujarnya, Selasa, 2 Juni 2026.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah bahan pangan pokok dengan harga terjangkau. Komoditas yang disediakan untuk setiap titik pelaksanaan meliputi Minyakita sebanyak 360 liter dengan harga Rp15.500 per liter, beras SPHP sebanyak satu ton dengan harga Rp58.000 per kemasan lima kilogram, serta gula Manis Kita sebanyak 120 kilogram dengan harga Rp17.500 per kilogram.

“Selain itu, tersedia pula bawang merah dan bawang putih yang dijual langsung kepada masyarakat,” katanya.

Dia menyatakan pemerintah daerah akan terus mendorong pelaksanaan program serupa di berbagai wilayah. Melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pangan yang cukup, berkualitas, dan terjangkau, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Way Kanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....