Kelangkaan BBM Subsidi di Way Kanan Dikeluhkan Warga

  • 27 Mei 2026 10:30 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Kelangkaan BBM subsidi kembali dikeluhkan warga Way Kanan, Rabu 27 Mei 2026. Kondisi ini dinilai semakin membebani masyarakat kecil yang bergantung pada Pertalite dan Solar untuk aktivitas sehari-hari.

Pantauan di sejumlah SPBU menunjukkan kondisi mulai membaik. Namun, warga yang tinggal jauh dari SPBU masih kesulitan mendapatkan BBM subsidi.

Kabupaten Way Kanan yang memiliki 15 kecamatan hanya didukung empat SPBU di tiga kecamatan yang berada di jalur lintas provinsi.

Kelangkaan semakin dirasakan setelah penertiban kios BBM di wilayah Pakuan Ratu, Negara Batin, Negeri Besar, dan Bahuga. Dampaknya, aktivitas masyarakat ikut terganggu.

“Kami mengalami kesulitan mencari pertalite, kalo kami beli pertalite di SPBU abis minyaknya buat bolak balik aja mas,” ujar Yono, warga Pakuan Ratu.

Kelompok yang paling terdampak yakni petani, sopir angkutan hasil perkebunan, pelaku usaha kecil, hingga pelajar yang selama ini bergantung pada BBM eceran.

“Kami kesusahan kalo mau sekolah, nyari BBM keliling kampung om, pertamax yang harga 20 ribu aja susah dapetnya,” kata Andi, pelajar SMA di Bahuga.

Menanggapi persoalan tersebut, DPRD Way Kanan telah menggelar rapat dengar pendapat bersama dinas terkait dan pelaku usaha BBM untuk membahas solusi distribusi BBM subsidi di daerah.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar kelangkaan BBM tidak semakin memperburuk kondisi ekonomi masyarakat kecil.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....