Balai Penyuluh Pertanian Dorong Petani Beralih ke Pertanian Modern
- 14 Apr 2026 09:40 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Upaya mendorong petani beralih ke praktik pertanian modern masih menghadapi kendala. Faktor kebiasaan menjadi alasan utama lambatnya adopsi metode baru.
Petugas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Baradatu, Kiki, mengatakan petani cenderung nyaman dengan metode konvensional. Kondisi ini membuat penerapan teknologi pertanian berjalan lambat.
“Sebagian petani menilai sistem modern lebih rumit. Hal ini menjadi hambatan dalam memperkenalkan inovasi yang lebih efisien,” kata Kiki, Selasa, 14 April 2026.
Dia menjelaskan, sistem tanam jajar legowo belum banyak diminati petani. Metode tersebut dianggap membutuhkan upaya lebih dibanding pola tanam biasa.
Menurutnya, tantangan lain adalah membangun kepercayaan petani. Penyuluh terus memberikan pemahaman terkait manfaat metode modern.
Dia menyatakan, pendampingan dilakukan secara rutin kepada para petani. Langkah ini bertujuan agar petani lebih memahami keunggulan sistem modern.
Selain itu, BPP juga memanfaatkan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya. Fasilitas ini digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani.
“Melalui pelatihan berkelanjutan, diharapkan petani mulai terbuka terhadap inovasi. Upaya ini penting untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....