Petani Way Kanan Didorong Ajukan Bantuan Irigasi Hadapi Kemarau
- 20 Jul 2026 12:35 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Pemerintah membuka peluang bagi petani di Kabupaten Way Kanan untuk mengajukan bantuan sumber air alternatif guna menghadapi musim kemarau. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mengantisipasi risiko gagal panen.
Penyuluh Pertanian Kabupaten Way Kanan, Galuh Eska Mulyanto, mengatakan petani yang belum memiliki jaringan irigasi memadai dapat mengusulkan bantuan melalui penyuluh pertanian. Usulan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Dinas Pertanian sesuai mekanisme yang berlaku.
Menurut Galuh, bantuan yang dapat diajukan disesuaikan dengan kondisi lahan, seperti pembangunan sumur bor, pipanisasi, maupun pompanisasi. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi sumber air alternatif saat curah hujan menurun.
"Petani yang membutuhkan sumber air alternatif dapat mengajukan proposal melalui penyuluh pertanian. Bantuan akan diprioritaskan bagi lahan yang memang membutuhkan," kata Galuh Eska Mulyanto, Senin, 20 Juli 2026.
Dia menjelaskan pemerintah memprioritaskan lahan pertanian yang memiliki potensi produksi, tetapi terkendala ketersediaan air selama musim kemarau. "Dengan dukungan sarana irigasi, produktivitas tanaman diharapkan tetap terjaga," ujarnya.
Program penyediaan sumber air alternatif juga menjadi bagian dari upaya mendukung target swasembada pangan nasional. Ketersediaan air dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian di tengah ancaman El Nino dan musim kemarau.
Dia mengimbau petani segera berkoordinasi dengan pemerintah kampung maupun penyuluh di wilayah masing-masing apabila membutuhkan dukungan sarana irigasi. Langkah antisipatif tersebut diharapkan dapat meminimalkan dampak kekeringan terhadap sektor pertanian di Kabupaten Way Kanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....