Stok BBM di Way Kanan Disebut Aman Meski di Tengah Isu Geopolitik

  • 08 Apr 2026 11:19 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan memastikan ketersediaan dan cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayahnya dalam kondisi aman dan terkendali di tengah isu geopolitik global. Kepastian ini disampaikan setelah dilakukan pemantauan ke sejumlah SPBU.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Way Kanan, Riva Adi Chandra, mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi kondisi stok BBM ke seluruh SPBU. Hasilnya, seluruh SPBU menyatakan stok semua jenis BBM dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal.

Menurutnya, kondisi tersebut sejalan dengan pernyataan Gubernur Lampung yang menyebutkan stok dan cadangan BBM di tingkat provinsi juga dalam kondisi aman. Hal ini menunjukkan bahwa rantai pasok BBM di wilayah Lampung, termasuk Way Kanan, masih terjaga dengan baik.

“Ketersediaan maupun pendistribusian BBM di SPBU yang tersebar di Way Kanan hingga saat ini tidak mengalami kendala. Aktivitas penyaluran kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa tanpa adanya gangguan berarti,” ujar Riva Adi Chandra, Rabu, 8 April 2026.

Meski demikian, terdapat penyesuaian kuota di salah satu SPBU, yakni SPBU Bumi Ratu. Pengurangan tersebut bukan disebabkan oleh dampak isu geopolitik, melainkan karena menurunnya permintaan konsumen.

Ia menyebutkan, untuk kuota BBM jenis Solar, kuota yang sebelumnya mencapai 16 ton per hari kini dikurangi menjadi delapan ton per hari. Penyesuaian ini dilakukan oleh Pertamina guna menghindari terjadinya kelebihan stok di SPBU Bumi Ratu.

Dia menjelaskan, kebijakan pengurangan kuota tersebut merupakan langkah teknis berdasarkan kebutuhan riil di lapangan. Dengan demikian, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM.

“Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan distribusi BBM tetap lancar. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan energi di tengah dinamika global,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....