Kampung Sri Menanti Way Kanan Kembali Dilanda Banjir

  • 03 Feb 2026 18:08 WIB
  •  Waykanan

​RRI.CO.ID, Way Kanan – Kampung Sri Menanti, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, dilanda banjir akibat luapan sungai yang melintasi wilayah tersebut. Banjir semakin parah setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak sepekan terakhir.

Warga Kampung Sri Menanti, Hendrik Iskandar, mengatakan ketinggian air pada Selasa, 3 Februari 2026 sekitar 20-40 cm dan bila air terus naik ketinggian bisa mencapai satu meter atau setara pinggang orang dewasa.

Hendrik menyebut ketinggian air masih berpotensi meningkat karna air banjir di Srimenanti merupakan air kiriman dari Kecamatan Negri Agung, Blambangan Umpu, Banjit dan sekitarnya, ditambah saat ini hujan terus menerus mengguyur Kabupaten Way Kanan.

“Ketinggian air saat ini masih tahapan normal, apabila  Hujan deras yang terus turun maka kondisi debit air akan terus meningkat. Saat ini perkebunan warga Srimenanti yang berada dibantaran sungai, sudah banyak yang rusak akibat terendam banjir, dan warga khawatir banjir semakin parah,” ujar Hendrik.

Dia menyatakan, dalam banjir beberapa tahun sebelumnya, ketinggian air sempat mencapai dua meter dan air sempat masuk kerumah warga. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh total.

“Situasi ini membuat aktivitas masyarakat benar-benar lumpuh. Warga kesulitan beraktivitas karena akses jalan yang terendam banjir," katanya.

Hendrik menjelaskan banjir juga berdampak pada sektor pertanian dan perekonomian warga. Puluhan hektare lahan pertanian terancam gagal panen akibat terendam air.

Selain itu, banjir juga mengganggu mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok. Keterbatasan logistik dan ancaman gangguan kesehatan turut menjadi dampak serius.dan ia meminta agar Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan memperhatikan kondisi tersebut.

Menurutnya, banjir merupakan bencana yang kerap terjadi di Kampung Sri Menanti. Dalam satu tahun, banjir pasang surut bahkan dapat terjadi hingga empat kali. Banjir ini biasanya terjadi pada bulan Febuari hingga Mei.

Sebagai informasi, Kampung Sri Menanti sebelumnya pernah dicanangkan sebagai Kampung Siaga Bencana oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Wilayah ini dinilai sangat rentan banjir karena lokasinya berada dekat dengan Sungai Way Kanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....