Akses Jalan Sekolah Rakyat di Way Kanan Segera Dibangun Melalui TMMD 2026

  • 14 Agt 2026 11:35 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Upaya pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Way Kanan terus menunjukkan perkembangan positif.

Sempat terkendala akses jalan, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, kini menemui titik terang berkat kepedulian warga setempat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan, Edi Suprianto, mengatakan sebelumnya terdapat kendala teknis terkait ketersediaan badan jalan menuju lokasi Sekolah Rakyat. Akses utama tersebut membutuhkan lahan tambahan sepanjang kurang lebih 15 meter.

"Sempat ada kendala jalan masuk sepanjang 15 meter. Namun, Alhamdulillah, masalah tersebut telah dapat diatasi berkat kebaikan hati dan hibah dari dua orang warga kampung setempat," ujar Edi Suprianto, Jumat, 14 Agustus 2026.

Edi menjelaskan, kedua warga tersebut secara sukarela menghibahkan tanah milik mereka untuk disulap menjadi badan jalan utama. Dia menyatakan pengerjaan infrastruktur jalan ini nantinya akan melibatkan sinergi dengan TNI melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

"Pekerjaan jalannya akan dilaksanakan melalui program TMMD yang kebetulan pada tahun 2026 nanti akan difokuskan di Kampung Gunung Sangkaran. Salah satu sasaran utama fisik pada TMMD tersebut adalah membangun badan jalan menuju Sekolah Rakyat ini," jelasnya.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat ini menjadi angin segar bagi kelanjutan program pendidikan di wilayah tersebut.

Sebagai informasi, Sekolah Rakyat di Kabupaten Way Kanan merupakan bagian dari program nasional sekolah berasrama gratis yang didedikasikan khusus bagi anak-anak dari keluarga dengan kategori miskin ekstrem dan miskin (desil 1 dan 2).

Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Program ini menanggung 100 persen seluruh kebutuhan siswa; mulai dari biaya pendidikan, fasilitas asrama, makan, pakaian, buku, hingga jaminan kesehatan. Tidak hanya itu, para siswa juga akan mendapatkan sistem pengasuhan dan pendampingan karakter secara penuh selama 24 jam.

Dengan teratasinya kendala akses jalan ini, diharapkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan lancar sehingga anak-anak di Way Kanan dapat segera merasakan manfaat dari fasilitas pendidikan inklusif tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....