Way Kanan Rumuskan 12 Strategi Perkuat Ketahanan Pangan

  • 07 Jul 2026 10:35 WIB
  •  Waykanan
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten Way Kanan merumuskan 12 strategi berkelanjutan untuk ketahanan pangan kampung dengan melibatkan partisipasi lintas sektor.
  • Strategi utama mencakup optimalisasi lahan, peningkatan produktivitas, diversifikasi pangan lokal, penguatan kelembagaan, dan peningkatan infrastruktur pertanian.
  • Kesuksesan program bergantung pada sinergi kuat antara pemerintah daerah, aparatur kampung, kelompok tani, dan pelaku usaha dalam implementasi 12 strategi komprehensif.
  • Target akhir adalah meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, pemanfaatan, dan stabilitas pangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di setiap kampung.

RRI.CO.ID, Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menyiapkan 12 strategi untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat kampung. Program tersebut melibatkan kolaborasi pemerintah daerah, aparatur kampung, kelompok tani, hingga pelaku usaha.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Way Kanan, Dwi Handoyo, mengatakan strategi tersebut disusun sesuai potensi masing-masing kampung guna meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, pemanfaatan, dan stabilitas pangan.

"Strategi-strategi ini nantinya dapat disesuaikan dengan potensi spesifik masing-masing kampung di Kabupaten Way Kanan. Tujuannya jelas, untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, pemanfaatan, dan stabilitas pangan, yang muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Dwi Handoyo, Selasa, 7 Juli 2026.

Beberapa strategi yang menjadi fokus meliputi optimalisasi pemanfaatan pekarangan dan lahan tidur, peningkatan produktivitas melalui penggunaan benih unggul, pupuk berimbang, mekanisasi pertanian, serta penerapan teknologi tepat guna.

DKP juga mendorong diversifikasi pangan lokal dengan mengembangkan komoditas nonpadi, seperti singkong, jagung, ubi, pisang, sayuran, dan kacang-kacangan.

Selain itu, penguatan kelembagaan kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan koperasi menjadi bagian dari strategi agar mampu beroperasi secara mandiri.

Di bidang infrastruktur, pemerintah akan meningkatkan sarana pendukung pertanian, seperti irigasi, embung, jalan usaha tani, gudang penyimpanan, serta penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Dwi menambahkan, seluruh strategi tersebut akan diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP), pemerintah kampung, penyuluh pertanian, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.

Melalui strategi tersebut, Pemkab Way Kanan menargetkan setiap kampung mampu menjadi kawasan mandiri pangan yang tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....