Way Kanan Targetkan Penambahan Dapur MBG Secara Bertahap
- 22 Nov 2025 17:52 WIB
- Waykanan
KBRN, Way Kanan: Dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Way Kanan menunjukkan perkembangan signifikan.
Hingga saat ini, sebanyak 31 dapur telah resmi beroperasi dan melayani lebih dari 95 ribu jiwa masyarakat di 15 kecamatan.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Way Kanan, Widodo Cipto, mengatakan dari 38 dapur yang telah mengantongi surat keputusan (SKEP), mayoritas telah aktif menyalurkan makanan bergizi kepada masyarakat.
“Untuk dapur di Way Kanan ada 38 yang sudah SKEP, dan 31 yang beroperasi,” kata Widodo, Sabtu (22/11/2025).
Widodo memproyeksikan jumlah dapur yang beroperasi akan segera bertambah, dengan target menembus 45 unit dalam waktu dekat.
Menurutnya, penambahan unit dapur sangat penting untuk mencapai pemerataan layanan gizi di seluruh kecamatan Way Kanan.
Pendataan penerima manfaat pun dilakukan secara berkala untuk memastikan program ini berjalan maksimal dan tepat sasaran.
Saat ini, total penerima manfaat MBG dari 31 dapur yang telah beroperasi tercatat sebanyak 95.610 jiwa.
Angka ini dinilai menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan akses makanan bergizi yang terjangkau.
Meskipun menunjukkan perkembangan positif, program MBG di Way Kanan masih menghadapi tantangan serius: minimnya ketersediaan tenaga ahli gizi di wilayah tersebut.
“Kekurangannya salah satunya ahli gizi, karena memang sedikit di Way Kanan,” jelas Widodo.
Kondisi ini memaksa beberapa dapur MBG merekrut ahli gizi dari luar daerah, seperti Menggala, Bandar Lampung, dan Tanggamus, untuk memastikan kualitas gizi makanan yang disajikan tetap terjamin.
Minimnya tenaga ahli gizi dinilai sebagai tantangan utama yang perlu segera ditangani.
Dia menekankan program MBG adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Way Kanan.
“Harapannya MBG bisa berdampak ke SDM, khususnya anak-anak,” ujarnya.
Ia berharap penyediaan makanan bergizi yang konsisten dapat membantu menekan angka stunting dan memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan serta masa depan generasi muda di kabupaten tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....