Fenomena FOMO Ancam Masa Depan Generasi Muda

  • 30 Jul 2026 19:07 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) atau rasa takut tertinggal tren kini menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Dalam siaran program SPADA yang ditayangkan melalui saluran RRI Tarakan Official, dibahas secara mendalam bagaimana perilaku ikut-ikutan tren dapat berujung pada bencana finansial hingga gangguan kesehatan mental.

FOMO yang dipicu oleh tingginya penggunaan media sosial membuat banyak individu merasa tertekan untuk terus menyamakan gaya hidup dengan orang lain demi mendapatkan pengakuan sosial.

Pola pikir ini kerap mendorong keputusan impulsif, seperti gaya hidup konsumtif, pembelian barang yang tidak dibutuhkan, hingga terjebak investasi bodong tanpa riset yang memadai.

Berikut adalah tiga dampak buruk yang terjadi dari perilaku FOMO tersebut :

• Bencana Finansial: Dorongan untuk selalu membeli barang-barang konsumtif secara impulsif, mengadopsi gaya hidup mahal, hingga terjebak dalam skema investasi bodong atau aset kripto tanpa riset mendalam demi mengejar keuntungan instan.

• Kesehatan Mental dan Krisis Identitas: Kebiasaan membandingkan diri secara terus-menerus dengan citra ideal orang lain di media sosial memicu stres kronis, kecemasan, rasa ketidakberdayaan, hingga kehilangan jati diri.

• Kerugian Fokus dan Waktu: Energi dan waktu berharga yang seharusnya dialokasikan untuk mengasah potensi diri, memperdalam keahlian, dan merancang karier masa depan justru habis untuk mengejar validasi semu.

Selain berdampak buruk pada kondisi keuangan, kecenderungan terus membandingkan diri di media sosial juga berpotensi memicu stres, depresi, serta kehilangan fokus dalam meraih tujuan hidup jangka panjang.

Untuk membentengi diri dari dampak negatif FOMO, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial. Langkah awal yang dapat dilakukan antara lain meningkatkan literasi finansial, membatasi waktu penggunaan media sosial (digital detox), serta belajar menerapkan prinsip JOMO (Joy of Missing Out) yaitu merasa nyaman dan cukup tanpa harus mengikuti setiap tren yang ada. (Bayu)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....